Q. Terlampir………………..​


Q.

Terlampir
………………..​


<\/p>

Pelajari Selanjutnya <\/h2>

  • Materi adapun penyelenggaraan cara pelaksanaan Ibadah Haji dan Umrah: https:\/\/brainly.co.id\/tugas\/1706106 <\/li>
  • Materi tentang macam-macam Haji: https:\/\/brainly.co.id\/tugas\/5979298 <\/li>
  • Materi mengenai syarat-syarat Haji: https:\/\/brainly.co.id\/tugas\/4618080 <\/li>
  • Materi tentang perbedaan Haji dan Umrah: https:\/\/brainly.co.id\/tugas\/2610300<\/li><\/ul>

    Detail Jawaban <\/h2>

    Mapel<\/strong>: Fiqih<\/p>

    Kelas bawah<\/strong>: 7<\/p>

    Bab<\/strong>: Ibadah Haji dan Umrah<\/p>

    Kode pengklasifikasian<\/strong>: 7.14<\/p>

    Kata kunci<\/strong>: berbaik haji, ihram, thawaf, sa’i, tahallul, tertib<\/p>"}]”>

    Rukun Haji dan Penjelasannya:

    1. Ihram, adalah niat bagi melaksanakan atau mengerjakan ibadah haji dan/atau umrah dengan memencilkan atau memencilkan larangan-pemali haji dan umrah sejauh berihram.
    2. T
      h
      a
      w
      a
      f, adalah kegiatan yang dilakukan maka itu sosok-khalayak yang melaksanakan haji dan/atau umrah mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 penggalan.
    3. S
      a

      i, adalah berlari-lari kecil yang dilakukan oleh para jama’ah haji dari Bukit Shafa hingga Bukit Marwah sebanyak 7 bisa jadi.
    4. T
      a
      h
      a
      l
      l
      u
      l, adalah mencukur sebagian helai bulu (minimum 3 helaian rambut) untuk jama’ah haji dan/atau umrah yang sudah radu berihram.
    5. Horizon
      e
      r
      falak
      i
      b, maksudnya berdamai-berdamai haji itu harus dilaksanakan secara tertib dan sesyai urutan, tidak bisa acak.

    Pembahasan

    Melaksanakan ibadah haji merupakan salah satu berbaik Islam yang ke-5 bagi orang-orang yang mampu, baik itu berlambak secara materi, fisik, maupun umur. Allah SWT bertutur:

    فِيْهِ اٰيٰتٌۢ بَيِّنٰتٌ مَّقَا مُ اِبْرٰهِيْمَ ۚ وَمَنْ دَخَلَهٗ كَا نَ اٰمِنًا ۗ وَلِلّٰهِ عَلَى النَّا سِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَا عَ اِلَيْهِ سَبِيْلًا ۗ وَمَنْ كَفَرَ فَاِ نَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعٰلَمِيْنَ (٩٧)

    A
    r
    ufuk
    i
    n
    y
    a: “Di sana terdapat cap-cap yang jelas, (di antaranya) maqam Ibrahim. Barang boleh jadi memasukinya (Baitullah) amanlah dia. Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Yang mahakuasa adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, merupakan kerjakan hamba allah-orang yang mewah mengadakan perjalanan ke sana. Sembarang orang meniadakan (bahara) haji, maka ketahuilah bahwa Allah Maha Berpunya (tidak memerlukan sesuatu) berpunca seluruh pan-ji-panji.” (QS. Ali ‘Imran: 97)

    Waktu dilaksanakannya haji adalah pada wulan Haji. Lebih tepatnya adalah pada bulan Dzuhijjah. Puas rontok 9 Dzulhijjah melaksanakan wukuf di padang Arafah (berpunca mulai tergelincir Matahari hingga tergenang), puas tanggal 10 Dzulhijjah melempar jumrah Aqabah dan diakhiri dengan tahallul, dan puas tahun-hari tasyrik (tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah) bermalam di Pises untuk melempar tiga jumrah (Aqabah, Wustha, dan Ula).

    Pelajari Makin Lanjut

    • Materi tentang tata cara pelaksanaan Ibadah Haji dan Umrah: brainly.co.id/tugas/1706106
    • Materi tentang macam-macam Haji: brainly.co.id/tugas/5979298
    • Materi tentang syarat-syarat Haji: brainly.co.id/tugas/4618080
    • Materi adapun perbedaan Haji dan Umrah: brainly.co.id/tugas/2610300

    Detail Jawaban

    Mapel: Fiqih

    Kelas: 7

    Bab: Ibadah Haji dan Umrah

    Kode pengklasifikasian: 7.14

    Kata sendi: akur haji, ihram, thawaf, sa’i, tahallul, tertib




banner

×