Model Pembelajaran E Learning Adalah

Model


pembelajaran e-learning


adalah model yang sangat dibutuhkan internal musim taun Covid-19. Tentunya perlu mengetahui teoretis ekspansi e-learning yang bisa lakukan. agar Madrasah dapat mengembangkannya sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.

Menurut Haughey boleh dikembangkan minimum tidak kemungkinan merupakan

1. Web Course

Course dalam bahasa Indonesia berarti perkembangan. kombinasi pelajaran (subjek), alat penglihatan pelajaran, cak bimbingan, atau adegan.

Web merupakan pelecok satu kata berpangkal Word Wide Web (www) ialah dokumen yang ditulis kerumahtanggaan format HTML (Hyper Text Markup Language), yang damping cinta bisa diakses melangkaui http, yakni protokol yang mencadangkan informasi berpokok server untuk ditampilkan kepada para pemakai melangkaui web browser.

Web Course adalah penggunaan internet untuk keperluan pendidikan, yang antara pendidik dan peserta asuh sebaik-baiknya terpisah dan tidak diperlukan adanya tatap roman.

Seluruh target ajar, urun pendapat, wawancara, penugasan, latihan, ujian, dan kegiatan pembelajaran lainnya sebaik-baiknya disampaikan melintasi internet. Dengan prolog lain, model ini menggunakan sistem jarak jauh.

Dalam model pembelajaran e-learning ini, pendidikan terbiasa membuat bahan bimbing berbasis online, merencanakan materi diskusi, merancang bentuk penugasan, latihan, dan tentamen online. Dan strategi pengajuan materi secara online sepatutnya lebih menyeret, terkonsolidasi, sistematis, dan suka-suka proses pembelajaran.


Tiga Platform Digital Kelas Online


2. Web Centric Course

Centric memiliki kebaikan terletak di atau di paruh, maupun terkumpul atau diarahkan ke rahasia. (merriam-webster.com)

Web centric course adalah penggunaan internet nan memadukan antara belajar jarak jauh dan tatap muka (konvensional). Sebagian materi disampaikan melalui internet, dan sebagian kembali melangkahi tatap muka. Fungsinya ubah melengkapi.

Dalam model pembelajaran e-learning ini, pendidik bisa memberikan wahi kepada pelajar tuntun untuk mempelajari materi penerimaan melalui web yang telah dibuatnya. Peserta bimbing juga diberikan bimbingan untuk mencari sumur tidak berpangkal situs-situs nan relevan.

Dalam tatap roman, peserta didik dan pendidik kian banyak diskusi akan halnya temuan materi yang dipelajari melintasi internet tersebut.

Peran pendidik perlu menyiapkan di buram pelaksanaan pembelajaran (RPP) tiga peristiwa merupakan materi pembelajaran, strategi pembelajaran, dan proses


penilaian berbasis online

. Sehingga ada keterkaitan antara pembelajaran lihat muka dengan pembelajaran online.

Baca
: Panduan Penyusunan RPP


3. Web Enhanced Course

Enhanced radiks kata berpangkal enhance yang berarti memperbanyak, menambahkan, memperbesar, memperbanyakkan, mempertinggi, meninggikan, menambah.

Web enhanced course merupakan penggunaan internet cak bagi melanggar kenaikan kualitas pengajian pengkajian nan dilakukan di kelas.

Fungsi internet yaitu memberikan pengayaan dan komunikasi antara pendidik dan


peserta didik

, sesama pelajar ajar, anggota kelompok, alias peserta didik dengan narasumber lain.

oleh karena itu, plong hipotetis pembelajaran web Enhanced Course, peran pendidik internal peristiwa ini dituntut

  • menuntaskan teknik mengejar informasi di internet,
  • membimbing peserta didik berburu informasi di internet,
  • membimbing peserta didik mencari dan menemukan situs-situs nan relevan dengan alamat penataran,
  • menyajikan materi melangkaui web yang menyeret dan diminati,
  • melayani pimpinan dan komunikasi menerobos internet dan kecakapan lain yang diperlukan.

Source: https://yunandra.com/model-pembelajaran-e-learning-dan-pengembangannya/




banner

×