Lagu Pergi Belajar Memiliki Tempo

Aku akan mempublish tugas Pendidikan Seni Musikku akan halnya lagu anak-anak dan penjelasannya…semoga bermanfaat bagi kalian.


Kasih Ibu

Belas kasih ibu,
kepada beta
tak terhargai sepanjang musim
Semata-mata menjatah,
bukan harap kembali,
Bagai si surya, menyoroti mayapada.

Karya :

SM. Mochtar

Judul lagu       : Anugerah Ibu

Pencipta          : SM. Mochtar

Tujuan lagu     : Lagu ini diciptakan untuk mengajarkan dan memberi pesiaran kepada anak-anak tentang kasih sayang seorang ibu kepada anak-anaknya. Dengan demikian anak asuh-anak dapat mencatat betapa besarnya hidayah sayang koteng ibu sehingga anak-anak dapat menghargai dan membalas kasih pelahap koteng ibu.

Makna lagu     : Internal lirik lagu tersebut dijelaskan bagaimana besarnya pemberian sayang koteng kepada anaknya. Hal ini dapat dilihat berpokok lirik
“Rahmat ibu, kepada beta lain terhitung sepanjang periode.”
Lirik tersebut menggambarkan bahwa kasih buruk perut seorang ibu tidak terperingkatkan oleh masa dan kasih sayang tersebut berlangsung hingga akhir hayatnya. Selain itu, digambarkan pula bahwa kasih buruk perut yang diberikan oleh seorang tidak mengharapkan imbalan / balasan dari momongan-anaknya. Seorang ibu memberikan pemberian sayang tersebut sonder pamrih. Hal ini tertuang dalam lirik
“Hanya member, tidak harap kembali, bagai sang surya, menerangi dunia.”

Lirik lagu        : Lagu ini dapat dicerna dengan mudah oleh anak-anak asuh karena liriknya yang jelas dan ringan. Selain itu, lirik dalam lagu ini tidak terlalu padat dan menggunakan bahasa yang sederhana sehingga mudah diingat dan dihafal oleh anak asuh-anak. Lagu ini bertempo lembut sesuai dengan tema lagu nan munjung nasehat.

Pengaruh         : Lagu ini memiliki yuridiksi aktual terhadap anak-anak, yaitu anak asuh-anak asuh akan makin menghargai, menghormati, tunak, dan makin menyayangi seorang ibu.


Kebunku

Lihat kebunku
penuh dengan anakan
ada nan putih,
dan ada yang sirah
setiap hari
kusiram semua
mawar melati,
semuanya indah!



Karya :

Ibu Sud

Kepala karangan lagu       : Kebunku

Pencipta
: Ibu Sud

Tujuan lagu     : Lagu ini diciptakan untuk mengajarkan kepada momongan-anak adapun keindahan alam, yaitu anakan-anakan. Lagu ini pun mengajarkan kepada anak-anak tentang pentingnya menjaga, merawat, dan melestarikan mileu liwa yang terserah di selingkung.

Makna lagu
: Lagu ini menceritakan akan halnya keadaan mileu, yaitu kebun yang ditanami dan ditumbuhi berberapa jenis anak uang. Dalam lagu ini juga dijelaskan bilang jenis anakan beserta warnanya yang kebanyakan bertunas di kebun atau yojana nan membuat kebun, taman, atau lingkungan menjadi bertambah indah. Selain itu lagu ini juga mengandung sebuah nasehat kepada anak-momongan sepatutnya mereka merawat dan menjaga tanaman yang ada agar tanaman-pohon tersebut dapat tumbuh dengan baik hingga tanaman-tanaman tersebut mengasihkan kekuatan, yaitu memperindah lingkungan. Hal ini tampak dari lirik
“setiap hari, kusiram semua, mawar melati, semuanya indah!”

Lirik lagu        : Lirik dalam lagu ini tercecer sehingga dahulu mudah dipahami dan dicerna maka itu anak-anak karena menggunakan bahasa yang terlambat. Internal lirik tersebut tertera bilang jenis rente dan warnanya sehingga membuat lebih menyeret. Lagu ini memiliki tempo yang menengah sehingga menambah kesan ceria sesuai dengan lagu momongan-momongan.

Pengaruh         : Lagu ini memiliki supremsi positif terhadap anak asuh, yaitu anak akan bertambah peduli terhadap lingkungan dengan menjaga dan merawat lingkungan.


PELANGI PELANGI

Pelangi pelangi

Bukan main indahmu

Biram kuning hijau

Di langit yang spektakuler

Pelukismu agung

Bisa jadi gerangan

Pelangi pelangi

Ciptaan Halikuljabbar

Karya :

AT Mahmud

Judul lagu      : Pelangi Pelangi

Pencipta          : AT Mahmud

Tujuan lagu    : Lagu ini diciptakan seharusnya anak boleh mematamatai keindahan liwa dan keagungan Tuhan yang telah menciptakan alam ini dengan indahnya. Melalui lagu ini anak-momongan dapat mengagumi keindahan alam riuk satunya pelangi. Selain itu, momongan-anak asuh diajarkan untuk mensyukuri ciptaan Tuhan yang ada di alam ini.

Makna Lagu    : Lagu ini membualkan tentang ketampanan pelangi dengan berbagai tipe corak nan mulia hingga membentuk pelangi yang terbentuk di langit. Hal ini tertuang intern
lirik “Pelangi pelangi, alangkah indahmu, merah kuning baru, di langit nan biru.”
Intern lahu ini pun menguraikan mengenai siapakah yang menciptakan pelangi yang sani itu. Pada lirik
“Pelukismu agung, siapa gerangan, pelangi pelangi, ciptaan Tuhan”
terlihat jelas bahwa Yang mahakuasa nan telah menciptakan kegagahan pelangi tersebut. selain itu, melalui lirik tersebut, dapat tampak bahwa lagu ini mengandung tema adapun keagungan Almalik

Lirik lagu        :Lirik yang digunakan n domestik lagu ini sesuai dengan jiwa anak-anak yang suci. Bahasa yang digunakan sederhana sehingga mudah dipahami dan dicerna oleh anak-anak. Selain itu, tempo lagu ini sedang dan liriknya nan tidak panjang membuat lagu ini mudah dihafal oleh anak-anak.

Yuridiksi       : Lagu ini punya pengaruh positif terhadap anak asuh, ialah anak akan makin mengherani akan kegagahan alam ciptaan Tuhan, sehingga anak-anak dapat meluhurkan keagungan Yang mahakuasa.


Mendaki Kereta kuda

Pada Hari Ahad ku masuk ayah ke kota
naik cikar distingtif ku duduk di cahaya muka
Ku duduk samping pak sais yang sedang berkarya
naik kuda kuda supaya baik jalannya Hei!
Tuk-tik-tak-tik-tuk tik-tak-tik-tuk tik-tak-tik-tuk
Tuk-tik-tak-tik-tuk tik-bukan celaan s’patu kuda

Karya :

Ibu Sud

Kepala karangan lagu    : Naik Sado

Pencipta       : Ibu Sud

Harapan lagu     : Lagu ini diciptakan semoga anak-anak dapat mengenal pelecok satu kendaraan tradisional Indonesia, yaitu dokar. Melampaui lagu ini anak asuh-anak asuh dapat tahu dan boleh membayangkan sebagaimana apakah delman itu dan bagimanakah pedati itu dikendarai. Selain, itu lagu ini diciptakan agar anak-anak asuh dapat merasa ikhlas.

Makna lagu    : Lagu ini menceritakan akan halnya keceriaan sendiri anak momen vakansi menjauhi ke kota bersama dengan ayahnya dan keceriaan momongan tersebut momen dia menaiki ki alat tradisional, yaitu delman. Hal ini terdaftar dalam lirik
“Pada waktu munggu ku timbrung ayah ke daerah tingkat, naik andong istimewa ku duduk di wajah.”
Diceritakan lagi bagaimanakah pedati tersebut dikendarai dengan baik maka itu sang kusir, dan bagaimana pula suara minor berbunga kaki kuda tersebut saat berlari meruntun delman. Lagu ini memiliki makna tentang keceriaan bertempoh dengan menaiki dokar.

Lirik lagu       : Lagu ini menggunakan bahasa primitif yang menceritakan tentang pengalaman nan menyenenangkan sehingga anak-anak lebih tertarik untuk menyanyikan lagu ini. Selain itu, lirik lagu ini mudah dipahami barang apa harapan dari lagu tersebut maka itu anak-anak asuh. Tempo lagu ini cepat sesuai dengan tema lagu nan mengandung makna keceriaan.

Pengaruh       : Lagu ini memiliki pengaruh faktual terhadap anak. Lagu nan memiliki ketukan cepat ini membuat anak-anak lebih lugu n domestik menyanyikannya sehingga menciptakan menjadikan manah anak-anak menjadi suka.



Pergi Belajar

oh, ibu dan ayah, selamat pagi
kupergi sekolah sebatas kan nanti

selamat belajar nak penuh hayat
rajinlah selalu tentu kau dapat
hormati gurumu sayangi kutub
itulah tandanya kau murid budiman

Karya :

Ibu Sud

Kop lagu     : Pergi Sparing

Pencipta
: Ibu Sud

Pamrih  lagu    : Lagu ini diciptakan dengan tujuan agar anak-anak tidak berat tulang buat pergi ke sekolah. Melintasi lagu ini anak-anak akan mempunyai semangat dan keinginan yang kuat bikin pergi belajar. Selain itu, anak-anak asuh akan menyadari betapa pentingnya belajar sejak dini demi hari depan mereka yang lebih cerah.

Makna lagu     : Melalui lirik “Oh, ibu dan ayah, selamat pagi, ku pergi sekolah sampai kan nanti,” dapat diketahui bahwa lagu ini mengobrolkan seorang anak asuh nan hendak pergi belajar ke sekolah. lagu ini sekali lagi menjelaskan mengenai nasehat ibu bapak yang diberikan kepada anak-anaknya saat pergi ke sekolah agar mereka bersemangat pergi ke sekolah, lebih rajin dalam belajar, dan agar mereka meluhurkan guru-temperatur mereka di sekolah. Dengan mengikuti semua nasehat tersebut, maka anak-anak tersebut akan menjadi petatar yang budiman.

Lirik lagu     : Lirik lagu yang terserah pada lagu ini mengandung banyak nasehat kepada anak-anak. Peristiwa tersebut disampaikan dalam penggunaan bahasa tersisa yang mudah dipahami oleh anak asuh-anak asuh sehingga pesan kerumahtanggaan lagu ini boleh tersampaikan dan dengan mudah dimengerti oleh  anak asuh-anak.

Otoritas
: Lagu ini memiliki otoritas positif terhadap momongan-anak karena pesan nan terkandung dalam lagu ini sangat bermanfaat bagi perkembangan anak. Menerobos lagu ini anak asuh akan menjadi lebih bersemangat dalam membiasakan dan pergi ke sekolah dan menghormati guru-guru mereka.

lagunya cuma suka-suka 5…jadi untuk lagu yang kalian kalian cari koteng yaaaa…..

SEKIAN Songsong Rahmat

Source: https://sintadewi250892.wordpress.com/2013/04/29/seni-musik-lagu-anak-anak/




banner

×