Kitab Yang Diajarkan Di Pesantren Dikenal Dengan

kitab dasar-

Di Pesantren tentunya kita memeplajari ilmu-ilmu agama yang mana teks nya sesuai dengan syariat ajaran agama islam.

Kitab Kuning adalah menjadi bahan pendedahan yang menarik, dan menjadi rujukan utama pembahasan di seluruh pesantren indonesia, kecuali pesantren yang khusus tahfidz.

Di kitab asfar masa ini usianya sudah ratusan tahun, karena pengaranya ialah jamhur-ulama salaf yang telah masyhur ilmunya.

Ada tahapan tingkatan-tertentu bakal dipelajarinya start bersumber Dasar atau pemula, semenjana dan sampai tingkat hierarki.

kali ini kita periksa kitab-kitab Dasar Pesantren, barang apa saja kah kitab-kitab tersebut langsung doang :

1. KITAB AL-JURUMIYAH


Kitab nan mula-mula yakni kitab Al-Jurumiyah, fan hobatan nahwu, yaitu suatu aji-aji yang mempelajari tentang akhir kalimat bahasa arab agar terjaga dari kesalahan.

setiap santri yang ingin boleh mendaras kitab kuning yang tulisan nya gundul maupun tidak berharkat.Maka teradat kita mempelajari hobatan nahwu.

dan kitab ini sebagai dasar bagi para pemula yang mentah membiasakan kitab, supaya dapat membacanya dengan baik dan benar.

kitab ini dikarang oleh syekh Sonhaji, menjelaskan setiap portal dengan bahasa yang praktis dan sangat mudah buat dipahami.

selepas selesai pembahasan berusul kitab ini biasanya dilanjutkan kitab selanjutnya mutamimah, imrithi, dan yang paling tangga adalah kitab Alfiyah Anak laki-laki Malik.

2. KITAB MATAN BINA WAL ASAS

matan bina

Yang kedua yaitu kitab Matan Bina Wal Asas, salah satu kitab dari fan shorof kerjakan mengetahui perubahan-perubahan kalimat bahasa arab.

Jadi fan shorof ini masih ada kaitanya lagi dengan fan nahwu, takdirnya di ibaratkan nahwu bapaknya dan shorof ibu nya bintang sartan sangat berkaitan.

Pengarang kitab ini yaitu syekh Ibrohim bin Abdul Wahab kacang Imaduddin al-Ma’ruf

3. KITAB AMTSILAH TASHRIFIYAH

Amtsilah_Tasrifiyah_Kecil

Kitab ini kebal tashrif perkenalan awal dalam bahasa arab ekuivalen seperti kitab matan bina wal asas membincangkan tentang ilmu shorof.

Kitab Amtsilah ini dikarang maka dari itu pelecok satu ulama Indonesia, beliau KH. Ma’shum ‘Aly dari Jombang. Kitab tersebut sangat mudah dihafalkan karena disusun secara rapi dan bisa dilagukan dengan indah.

4. KITAB AL-AQIDATUL AWAM

almuawanah

ajun atau aqidah yaitu sentral terdepan maupun sebagai hal yang mendasar relung hati manusia. Apabila aqidah mutakadim mantap, kuat dan benar maka kerumahtanggaan menjalani syariat agama tidak akan menyeleweng dari aturan syariat yang sudah lalu ditentukan.

Kitab dasar aqidah ini yang dipelajari dipesantren adalah kitab Aqidatul Awam karangan Syaikh Ahmad Marzuqi Al-Maliki berisi 57 bait nadzom.

kitab ini membicarakan adapun aqoid 50, keluarga Rasul, Malaikat, dan mukjizat-mukjizat yang harus kita yakini.

Dikarang atas perintah Rasulullah yang mendatangi sang pengarang melalui mimpinya. Setakat anda mampu menyelesaikan kitab tersebut.

5. KITAB MATAN SAFINATUNNAJAH

matan safinah

Safinatun Najah
merupakan sebuah kitab ringkas mengenai asal-dasar aji-aji fikih menurut mazhab Syafi’i. Kitab ini ditujukan bagi pelajar dan pemula sehingga hanya digdaya inferensi hukum fikih saja tanpa menyertakan dalil dan dasar pengambilan dalil dalam penetapan hukum.

Meski begitu masih terdapat sejumlah persoalan fikih yang tergolong ikhtilaf di limbung cerdik pandai tukang fiqih antar mazhab apalagi di dok ulama mazhab Syafi’i sendiri, sehingga diperlukan intensitas ataupun panduan intern melembarkan pendapat yang lebih tepat (rajih) sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah.

Kitab ini ditulis oleh Salim bin Sumair al-Hadhrami seorang ulama asal Yaman yang wafat di Jakarta pada abad ke-13 H. Kitab ini populer di lingkaran pondok-teratak pesantren Nahdliyyin dan ikut sebagai salah satu materi kurikulum dasarnya.

6. KITAB MUSTOLAH HADIS

Kitab dasar selanjutnya adalah Kitab Mushtholah Al-Hadits yang mempelajari ilmu akan halnya seluk beluk ilmu hadits. Menginjak dari neko-neko hadits, kriteria hadits, syarat orang nan berhak menanggali hadits dan enggak-tidak dapat dijadikan bukti kevalidan satu matan hadits.

Kitab ini dikarang maka dari itu al-Qodhi abu Muhammad ar-Romahurmuzi yang mendapatkan perintah dari Kholifah Umar bin Abdul Aziz karena lega waktu itu banyak orang yang meriwayatkan hadist-hadist haram.

7. KITAB Hadis ARBAIN

Cover-Matan-Hadits-Arbain.gif

Arbain Nawawi atau Al-Arba’in An-Nawawiyah merupakan kitab yang memuat empat puluh dua hadits pilihan yang disusun oleh Imam Nawawi.

bintang sartan ada dua jamhur yang bernama Nawawi ada Imam Nawawi (Abu Zakaria Muhyuddin An-nawawi) cak semau pula syekh Nawawi Tanara Al-Bantani Al-Jawi berusul indonesia

Arba’in berarti empat puluh namun sepantasnya terdapat empat puluh dua hadits nan tertera internal kitab ini.

makara kitab ini sebagai dasar dari fan ilmu hadis.

8. KITAB TA’LIMUL MUTAALIM

ta'lim

Dan nan rakhir yaitu terbit fan Ilmu Akhlak, karena dalam dunia santri akhlak nan terpuji menjadi nomor satu akhlakul karimah.

Kitab Ta’limul Muta’alim ini menjelaskan akan halnya thoriqutaalum atau kronologi untuk berlatih biar hasil mantra yang manfaat dan barokah.

Kitab bawah yang menerangkan adapun akhlaq di bumi pesantren adalah kitab Ta’limul-Muta’alim gubahan Syaikh Burhanuddin Az-Zarnuji.

Setiap semula proses belajar di pesantren sesuai adatnya pasti mempelajari kitab ini ataupun kitab tak nan seakar dengan Ta’limul Muta’alim.

sama dengan kitab Adabul ‘alim wal Muta’saleh coretan ulama’ besar Indonesia, Pahlawan Nasional sekalian pendiri jam’iyah Nahdlatul Jamhur, Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari.

Kedua kitab ini sekali lagi pula menjadi kurikulum perlu bagi pesantren nan terserah di Indonesia justru setakat luar negeri.

Alangkah kaya khazanah aji-aji butir-butir Selam yang ada di dunia pesantren. Terserah sekitar 200 judul kitab dipelajari di pesantren menurut data yang pernah dikemukakan maka itu Gus Loklok.

Galengan pesantren terus berupaya kiranya peradaban pesantren ini dapat eksis di tengah perubahan zaman dan kesejagatan.

Literasi peradaban salaf ini bakir menunjukkan kiprah para ulama sebagai warotsatul ambiya’ (pewaris para Rasul). Wallahua’lam bishshowab.

Baca Lagi :
Arkanul Islami (Akur-Berbaik Islam)

Source: https://almuawanah.com/8-kitab-dasar-yang-banyak-dikaji-di-pesantren/




banner

×