Kata Kata Untuk Seorang Ibu Yang Kuat

Brilio.net –Ibu yaitu sosok minimal berjasa bagi semua insan anak adam di mayapada. Pasalnya, ibu adalah wanita yang sudah lalu mengandung dan melahirkan anak-anaknya. Tanpa tujuan dan mengharap balasan, kamu pun dengan suci merawat dan membesarkan anak-anaknya.


Karena jasanya, terserah pepatah mengatakan surga berada di jejak kaki kaki ibu. Jika terserah anak yang dakar membantah ataupun membentak si ibu, maka anak tersebut bisa dikatakan perumpamaan momongan yang durhaka. Sebagai kisah Mencolong Kundang yang gemar membentak dan tidak mengakui sang ibu umpama ibu kandungnya, ia pun dikutuk menjadi batu karena telah menjadi anak durhaka.



Berbunga kisah mite Malin Kundang, kamu dapat sparing bahwa ibu memiliki guna utama dalam kehidupanmu. Sayangnya, sering kali dengan sengaja maupun tidak sengaja, kamu melontarkan ucapan dan perbuatan yang dapat melukai hati ibu. Sehingga tutup mulut-sengap tengah gelapnya malam, ibu mungkin akan menangis. Namun ibu tidak akan marah, anda akan memaafkan apa segala nan dilakukan si momongan. Dalam kegundahan itu ibu akan konsisten berdoa demi kebaikan anaknya. Di perot semua keberhasilan yang diraih seseorang, ada doa ibu menyertai setiap langkah.

Namun, hal ini sering kali tak disadari seorang anak. Biasanya, terima kasih memiliki ibu kadang muncul saat ia telah tiada. Kepergiannya untuk sejauh-lamanya akan meninggalkan rasa gundah nan betul-betul. Penyesalan pun nomplok terlambat.



Misal ungkapan bakti yang tulus dari sendiri momongan, tertuang pada kata-pembukaan dayuh untuk ibu. Terlebih lagi lakukan kamu yang masih memiliki ibu, ucapkan kata-kata ini lega ibumu menerobos mulut maupun dapat juga kamu kirimkan padanya melewati sarana sosial. Dan kerjakan anda lain lagi memiliki ibu, kenanglah sosoknya melalui alas kata-kata sedih seperti rangkuman
brilio.serok
dari bermacam-macam perigi pada Sabtu (28/8).


Kata-kata trenyuh bagi ibu tercinta

foto: Instagram/@remajasholawat__

Dengan hanya sedikit pikiran, koteng ibu akan sangat bahagia. Apalagi melihat anaknya bisa selalu ada di sampingnya.

1. “Terimakasih yang mahakuasa telah menitipkanku terhadap malaikatmu yang kusebut Bunda.”

2. “Aku mencintai ibu karena ia mutakadim memberikanku segalanya. Dia beri aku cinta, kamu beri aku jiwanya, dan dia memberiku seluruh waktunya.”

3. “Bukan ada hamba allah yang dahulu mencintai kita hingga saat ini, kecuali ibu kita.”

4. “Ibu, aku menyanyangimu sampai akhir hidupku, supaya aku tau aku slalu mengecewakanmu. Maafkan aku nan belum dapat membuatmu bahagia.”

5. “Sahaja memberi, tidak minta kembali. Bagai sang surya, mengobori dunia.” (SM Mochtar, Kasih Ibu)

6. “Ibu maafkanlah introduksi-prolog yang telah terucap oleh bibirku, anakmu terkadang mutakadim menyakiti perasaan ibu, aku alangkah tidak kuasa buat melihatmu sedih karena kelakuanku.”

7. “Mama, cinta dan karunia sayangmu yang semacam itu berjasa. Tetapi Mama yang bisa menerimakan selalu setulus ini. Terima kasih Mama.”

8. “Terima kasih mama atas setiap air susu nan mengalir privat darahku. Tanpa mama, aku tak akan asosiasi mampu menjujut udara nyawa, berteman dengan pan-ji-panji, mengarungi nafas dunia bersamamu. Terima rahmat karena burung laut menyayangiku mama.”

9. “Ibu yang lampau mencintaimu mendengar apa yang kamu katakan bahkan memahami barang apa yang belum ia katakan.”

10. “Aku akan memberikan yang terbaik kerjakan ibu, agar lusa ibu mesem bahagia mengintai aku menunaikan janji harapanmu ibu.”

Kata-introduksi sedih bikin ibu yang sudah meninggal.

95 kata sedih untuk ibu © 2021 brilio.net

foto: Instagram/@indonesiamuslimahid

Biarpun ibu sudah meninggal, jangan pernah melupakannya. Semua jasa nan koalisi ia berikan, abadikan hingga penutup khayatmu.

11. “Seorang ibu merupakan dia yang bisa mengaplus semua yang enggak tetapi yang tempatnya tidak boleh diambil manusia lain.” (Cardinal Mermillod)

12. “Tak terhitung banyaknya nyanyian yang engkau alunkan untukku terlelap, karena ucapan cak dapat anugerah pun tak cukup membalasnya. Selamat menjadi ibu terhebat di hidupku.”

13. “Jika kita tak pernah berdoa buat orangtua, maka bayangkan saat diri kita menjadi tua.”

14. “Aku mencintaimu saban hari. Dan saat ini, aku akan merindukanmu saban hari.”

15. “Aku menangis minus henti ketika ibu menjauhi, tetapi aku berjanji, aku enggak akan mengikhlaskan air mata subversif senyum yang ibu berikan padaku momen masih terserah.”

16. “Aku lain nikah melihat ada sesuatu sekuat dirimu, aku tidak gabungan meluluk siapapun setegar dirimu, aku ingin suatu hari aku menjadi seperti dirimu, I Love You Mama.”

17. “Aku berterimakasih atas semua yang telah kau ajarkan untukku, dan aku merasa bersyukur dapat memanggilmu ‘Ibu’. Aku mencintaimu Ibu.”

18. “Jangan pernah mengabaikan keadaan ayah dan ibumu saat mereka masih suka-suka, karena momen mereka mutakadim enggak cak semau dia akan merasakan sepinya harimu minus mereka.”

19. “Rasa ini, menyiksa, susah mengusirnya dan semakin lebih, ya dialah rindu kepadamu Ibu.”

20. “Aku akrab saja menyerah jika tak mendengar kata sedikit rindu darimu.”

Kata-kata sedih untuk ibu yang sedang jauh.

95 kata sedih untuk ibu © 2021 brilio.net

foto: Instagram/@agn_bermakna

Saat kamu paruh merantau jauh dari ibu, seringkali kamu merindukannya. Apalagi ketika sira sedang jatuh sakit, semua perasaan rindu seakan memuncaki hati.

21. “Dunia dan kehidupan berubah dari masa ke tahun, dari tahun ke tahun, tetapi cinta dan ingatanmu, enggak akan jalinan berlalu.”

22. “Oh ibuku, engkaulah wanita yang kucinta selama hidupku. Maafkan anakmu bila ada salah. Pengorbananmu tanpa balas jasa.” (Sakha, Ibu)

23. “Saya beriman tentang demap pada pandangan pertama, ini karena saya telah mencintai ibu saya sejak saya membuntang saya.”

24. “Siapa lagi yang akan membahagiakan bani adam tua apabila bukan kita seumpama buah hati-anaknya. Fightt!!”

25. “Ibu izinkan aku memeluk hatimu, agar aku merasakan segala apa yang engkau rasakan dari sakit yang bukan menangis. Bidadari yang menyembunyikan sayapnya itu dia, ibu.”

26. “Mama, palagan yang paling nyaman untuk menunangi dekap kedamaian.”

27. “Semoga apa nan telah kau berikan padaku akan dibalas dengan balasan terbaik maka dari itu Tuhan. Selamat hari Ibu, bu.”

28. “Rindu masakan ibu.”

29. “Susah diucapkan, sesak tak diucapkan. Menjadi pilu takdirnya aku bukan mengatakannya, Ibu aku rindu.”

30. “Dekapan seorang ibu berdeging lama meski dia telah melepaskannya.”

31. “Masakan ibu selalu terasa memadai di lidahku. Tak pertautan keasinan, tak pertalian anyep. Sokong siapkanlah masakan itu lagi untukku ketika aku pulang ke apartemen, karena aku tak dapat menemukan selera makan nan sama seperti ketika aku merasai masakanmu nan tak ada duanya itu.”

32. “Masakan ibu selalu terasa pas di lidahku. Enggak pernah keasinan, tak pernah tawar rasa. Tolong siapkanlah masakan itu lagi untukku ketika aku pulang ke kondominium, karena aku tak dapat menemukan selera bersantap yang seimbang seperti detik aku mencicipi masakanmu nan tak suka-suka duanya itu.”

33. “Ibu, tak usah terlalu mengkhawatirkan aku. Disini adalah tempatku berlatih menjadi lebih baik, dewasa, dan mandiri. Doakan aku di setiap waktumu seyogiannya aku mampu melewati hari-tahun dan tantangan-tantangannya.”

34. “Ibu aku merindukanmu. Tanganku tak mampu menggapaimu, mataku bukan mampu menatapmu. Namun tahukah ibu, hatiku enggak pernah menyedang berhenti berkata-prolog bahwa aku adv amat merindukan kebersamaan kita di rumah.”

35. “Ibu adalah riuk satu ajang curhat terpercaya dan di sanalah dia boleh menemukan solusi dan petuah yang paling tepat.”

36. “Langit biru itu mengingatkanku saat masih di pangkuanmu lampau aku cak beranja-anja dengan kasihmu ibu.”

37. “Kamar kos berantakan dan tak suka-suka yang menegurku buat buru-buru merapikannya. Tadi pagi aku bangun terlambat karena tidak cak semau nan membangunkanmu seperti pada saat aku di rumah.”

38. “Dalam keheningan malam saat aku tersapu dalam alunan belai kasihmu ibu selalu ku pulang ingatan dalam kesendirian.”

39. “Hidupku hanya sekali, tergoda kembali sekali, padamu ibu aku persembahkan hatiku.”

40. “Kebahagiaanmu merupakan surgaku ibu, jangan bersedih dan jangan menangis, karena aku akan berjuang demi kesenangan ibu.”

41. “Uang bisa dicari. Ilmu bisa digali. Tapi, kesempatan bakal mengasihi ibunda takkan terulang juga. Jadi, manfaatkan sebaik mungkin.”

42. “Anak rantau ini hanya bisa taruh rindu pada angin supaya sampai pada telinga ibuku yang tercinta.”

43. “Ibuku yang malang, aku merindukanmu. Tapi aku tau, rinduku ini tidak selaras dengan pengorbananmu. Pantaskah aku memaksudkan akan hadiah kerap nan kau tinggalkan?” – Titin Ambar Wati

44. “Terpisah jarak di perantauan, merindukan ibu adalah sebuah kepastian.” – Suciana Usmasari





45. “Ibuku mungkin tak begitu pandai memasak. Cuma ketika mewah jauh darinya, aku selalu merindukan masakannya.”

46. “Ingatlah! Kejayaan dan kebahagiaan nan kamu miliki hari ini, bukan dari doa kekasih nan selama ini beliau perjuangkan. Cuma, keberkatan seorang ibunda yang tanpa payah mengingatkan dan mendoakanmu.”

47. “Ribuan kilo jalan nan kau tempuh, lewati rintang untuk aku anakmu. Ibuku sayang masih terus berjalan walau tapak tungkai, penuh bakat… mumbung nanah. Seperti gegana, karunia yang engkau berikan. Lain mampu ‘ku menimbangi. Ibu, ibu.” – Iwan Fals, Ibu

48. “Rasa ini, menyengsarakan, susah mengusirnya dan semakin makin, ya dialah ribang kepadamu ibu. “

49. “Ini tak akan lama Bu, aku akan ada di musim tuamu nanti. Karena ku pulang ingatan, seonggok emas nan ku bawa tak akan boleh mengambil alih kedatanganku di pangkuanmu.”

50. “Detik menjadi dewasa dan harus berlanggar semangat jauh darimu. Usapan tanganmu yang pelahap kau hadirkan di tiap malam membuatku demap ingin bersamamu sekali lagi.”

Introduksi-perkenalan awal sedih Lebaran tanpa ibu

95 kata sedih untuk ibu © 2021 brilio.net

foto: Instagram/@verel_disney_pixar1603

Padatnya aktivitas, membuatmu tak bisa merayakan Lebaran bersama keluarga. Waktu Raya yang harusnya disambut bahagia, tambahan pula berubah kaprikornus pilu karena kerinduan yang mendalam sreg manusia ibu.

51. “Ibu aku malu plong mu begitu besar pengorbananmu untukku. Namun ku tak dapat membalas nya.”

52. “Saya menganakemaskan ibu saya karena pohon-pohon menyukai air dan sinar matahari. Beliau membantu saya tumbuh, berkembang, dan hingga ke tingkat yang tinggi.” (Terry Guillemets)

53. “Ibu yang sangat mencintaimu mendengar apa yang kamu katakan lebih-lebih memahami barang apa yang belum engkau katakan.”

54. “Hal sederhana tapi berfaedah, saat ibu bilang, ‘Beribadah itu tidak perlu menunggu sukar atau gembira datang’.”

55. “Ibu mengajarkanku untuk menjadi hamba allah yang panjang hati.”

56. “Seperti udara kasih yang engkau berikan. Enggak mampu ku menandingi.” (Iwan Fals, Ibu)

57. “Yang mahakuasa tolong berikan ibuku kesehatan jadi aku dapat terus membuatnya bahagia. Selamat Hari Ibu untukmu.”

58. “Aku selalu berdoa pada Sang pencipta untuk selalu dapat membuat setiap pertemuan kita enggak berakhir, Bu. Selamat hari ibu perempuan penyelamatku.”

59. “Ada alasan beberapa basyar berpikir mereka dapat mencecah apa lagi. Mereka mendengarkan ibu mereka.”

60. “Ibu, aku rela mengerjakan segala apa aja untukmu meskipun nyawaku taruhannya, tapi saya sadar itupun belum dapat mengupah segala jasamu bu.”.

Kata-kata dayuh lakukan ibu penuh makna

95 kata sedih untuk ibu © 2021 brilio.net

foto: Instagram/@restyredya

61. “Aku menyayangimu setiap waktu. Dan kini, aku doang bisa merindukanmu setiap hari.”

62. “Sebentar saja aku ingin mendengar suaramu, berada dalam dekapanmu, dan mengobati rinduku.”

63. “Anakmu ini kangen, Bu! Momen engkau mengelus rambutku. Menceritakan kejadian situasi sederhana yang membuat duniaku begitu bermanfaat.”

64. “Doaku akan belalah menyertaimu. Ku kepingin menjadi anak yang berbakti, gelojoh merindukan yang terbaik buat tempat mu di sana. Amin.”

65. “Sebentar tetapi aku mau mendengar suaramu, berpunya dalam dekapanmu, dan mengobati rinduku.”

66. “Aku merindukan celaan kecil-kecil dan kemarahan kecil detik aku susah bangun di pagi hari.”

67. “Aku tahu Ibu akan selalu menjagaku jauh di sana. Senyumu di indraloka akan selalu memotivasiku menjadi perempuan yang hebat sepertimu.

68. “Sekilas hanya aku ingin mendengar suaramu, berada intern dekapanmu, dan mengobati rinduku.”

69. “Walau sekarang sira memang tidak ada kerumahtanggaan bola mataku sekali lagi, tapi percayalah dia selalu cak semau dalam hatiku dalam setiap langkahku.

70. “Tidak cak semau lagi canda tawa itu, memasak lambung favoritku, menyiapkan baju untuk pergi ke sekolah. Iya, semoga Ibu makin bahagia di sana ya.

71. “Ibuku yang malang, aku merindukanmu. Tapi aku tau, rinduku ini tak sebanding dengan pengorbananmu. Pantaskah aku memaui akan kasih pelahap yang kau tinggalkan?” – Ttin Ambar Wati

72. “Oh ibu, kau masih selalu mejadi wanita pertama nan ku cintai.”

73. “Ke mana angin membawa kangen? Ke langit, lalu hinggap di jendela rumah ibu.”

74. “Terkadang otak yang gigih kepala ini, kangen akan hangatnya pelukan dan nasehat manja dari koteng ibu.”

75. “Ketika luka buatmu enggak kaya berkata, sebuah pelukan ibu akan buatmu temukan gelak. Karena pelukannya mampu bersabda tanpa perlu bersuara.”

76. “Kemarahan Ibu yang kadang kita anggap pengganggu, suatu saat pasti kita rindu. Dan itu pasti terjadi nanti.” – Irf_Journey

77. “Ibu, aku menyanyangimu setakat penghabisan hidupku, cak agar aku tau aku slalu mengecewakanmu. Maafkan aku yang belum boleh membuatmu bahagia.”

78. “Sambut karunia almalik telah menitipkanku terhadap malaikatmu yang kusebut Bunda.”

79. “Aku menangis tanpa henti ketika ibu pergi, sahaja aku berjanji, aku tidak akan membiarkan air mata subversif senyum yang ibu berikan padaku detik masih ada.”

80. “Rasa ini, menyiksa, susah mengusirnya dan semakin kian, ya dialah rindu kepadamu ibu.”

81. “Dan caruk ibu itu sebagai halnya atma ini, minus teradat ia harap, tanpa perlu beliau, ia pasti datang dengan koteng.”

82. “Ketika hidupmu bahagia, ibumu tidak pernah memintamu bagi memberi kebahagiaanmu kepadanya, tapi saat kamu ketaton ibumu bosor makan datang bikin mengakuri adegan berpokok lukamu.”

83. “Ibu yang sangat mencintaimu mendengar apa yang kamu katakan bahkan memafhumi barang apa yang belum beliau katakan.”

84. “Belaka sendiri ibu nan dapat mengarifi sebagai halnya apa keadaan anak-anaknya.”

85. “Jika waktu boleh ku bengot, aku kepingin ibu pun ada disini menemaniku kembali.”

86. “Ibuku: dia cantik dan lemah lembut. Saya ingin menjadi berida dan menjadi sebagaimana sira.”

87. “Sepintar apapun kamu ibu tetap akan bilang ‘Jangan perkariban berhenti mendengarkan nasehat’ karena hati akan buta jika kehilangan nasehat.”

88. “Saya mencintai ibu saya seperti pokok kayu mencintai air dan panah surya. Dia mendukung saya tumbuh, makmur, dan mencapai ketinggian nan luar sah.” – Terry Guillemets

89. “Saya mencintai ibu saya karena dia memberi saya segalanya: dia menjatah saya cinta, dia memberi saya jiwanya, dan anda menjatah saya waktunya.”

90. “Lengan seorang ibu kian nyaman ketimbang lengan individu lain.” – Putri Diana

91. “Ada alasan mengapa beberapa orang dapat mencapai apa pun. Itu karena mereka mendengarkan ibu mereka.”

92. “Enggak ada bahasa yang bisa menyingkapkan maslahat dan kegantengan dan kepahlawanan cinta sendiri ibu.” – Edwin Chapin

93. “Medan terbaik bagi menangis adalah di pelukan ibu. Cuma sekarang aku tak merasakannya lagi.”

94. “Ketika kau menatap mata ibumu, kau sempat itulah sering paling murni yang bisa kau temukan di dunia ini.” – Mitch Albom

95. “Enggak pernah ada nan bisa menggantikan Ibu bagi menjadi pelindung sayapku.”

(brl/pep)

(brl/pep)

Source: https://www.brilio.net/wow/40-kata-kata-sedih-untuk-ibu-paling-menyentuh-hati-191009f.html




banner

×