Kanggo menehi tandha wekasaning ukara sing aksarane panutup dipangku disebut. … *.


Alkisah Sunan  Bonang mempunyai seorang santri yang bernama Kyai Nagur. Selain sebagai santri, Kyai Nagur kembali bertugas kontributif keperluan flat tangg …

a Kanjeng Sunan. Termasuk tugas untuk angon (menggembala ) kebo masnya Sunan Bonang. Tapi tugas angon tersebut enggak pernah membebaninya, karena kebo masnya yang dipertuan bonang tak mesti ditunggu, kebo mas properti Sunan Bonang gegares bisa pulang kerumah sendiri dan caruk tepat waktu. Suatu masa sebuah kapal yang memuat produk dagangan milik Dang Puhawang (ataupun yang kian dikenal/gampang disebutnya sebagai Dampo awang) lewat di daerah Bonang. Namun anehnya perahu itu bukan melalui laut seperti kapal-kapal sreg umumnya, tetapi bepergian melintasi udara. Duh Puhawang terkenal dengan kesaktian mandra manfaat nya sehingga hal tersebut mungkin saja dilakukannya. Kapal Duh Puhawang sengaja di buat nya  lampau awan andai rang penyombongan diri dan pamer kesaktian ke kalangan masyarakat pada umumnya. Selain itu pamrih lainnya adalah bikin menghindari petugas pangkalan. Karena setiap kapal yang keluar-masuk kawasan pangkalan harus melapor. Duh Puhawang tidak sesak menyukai para petugas bom karena petugas-petugas pangkalan adalah orang-anak adam nya Pangeran Bonang. Hubungan Duh Puhawang koteng dengan Sunan Bonang enggak baik. Ternyata tulang beragangan Duh Puhawang tidak bepergian mulus, ketika kapal sedang berlayar tiba-tiba kapal nongkrong bukan dapat bepergian. Suntuk Duh Puhawang memerintahkan pengemudi kapal bikin meilihat apa nan terjadi. Penyetir kapal tersebut  yang tak lain yakni Brajak Ngilo. Perumpamaan penyetir kapal Duh Puhawang brajak Ngilo lain hamba allah sembarangan. Brajak Ngilo kembali memiliki ilmu kanuragan nan sakti. Karena anda bertugas dan bertanggung jawab atas keselamatan Duh Puhawang selama penjelajahan “Brajak Ngilo, coba kau tengok kejadian di luar, kenapa tiba-mulai kapal berhenti” Duh Puhawang memerintahkan Brajak Ngilo “Baik Tuan” Setelah mendapat perintah semenjak Tuan nya brajak Ngilo segera keluar kapal “Kenapa kapal bisa sekonyongkonyong berhenti” Brajak ngilo mengamati bersumber atas kapal “Sepertinya tak ada perkembangan lain selain menyelam ke bawah laut bagi mengawasi cak semau segala apa gerangan dengan kepal ini” Brajak Ngilo berpikir selincam “Tuan sepertinya saya lihat sesuatu bergerak-gerak di sumber akar sana” anak buah Brajak Ngilo mengadu kepadanya setalah menyibuk cak semau sesuatu yang bergerak-gerak di privat air “Kalian tunggulah disini, biar aku sendiri nan akan menyelam kebawah sana meluluk apa yang sebenarnya terjadi” Brajak Ngilo menyuruh kedua anak asuh buahnya nan bermula tadi mengekornya untuk menunggunya saat Dia akan menyelam Brajak Ngilo kemudian menyelam ke kerumahtanggaan laut, betapa kagetnya Dia ketika mendapati ternyata cak semau seekor Kebo Mas yang menengah jerum di laut (kebiasaan kebo berendam di air). Sehabis memafhumi sebab kapal nya berhenti seketika Brajak Ngilo kemudian mendaki keatas kapal lagi cak bagi melaporkan keadaan yang beliau jumpai kepada tuannya, Duh Puhawang. “Bagaimana? Apakah kau mutakadim memahami sebab kepal ini tiba-tiba berhenti?” Soal Duh Puhawang ketika Brajak Ngilo menghadap “Kapal nongkrong tepat diatas Kebo Mas nya Yamtuan Bonang yang sedang Jerum di laut Pemilik. Sepertinya kapal lain dapat melintasi kebo mas.” “Barang apa itu masuk akal bulus, bahwa kapal kita bukan dapat melanjutkan avontur karena terhadang makanya seekor kebo mas” tanya Duh Puhawang sambil marah “ Enggak ada yang tidak mungkin Tuan, karena yang kita bicarakan yaitu Kebo masnya milik Tuanku Bonang” Brajak Ngilo berusaha memasrahkan alasan kepada tuannya sambil berusaha menghalangi amarah tuannya. “ Jika begitu tunjukan dimana Kebo mas itu sedang jerum” Brajak Ngilo kemudian berjalan memelopori Tuannya untuk menuntun Pemilik nya ke tempat jerum kebo mas tersebut. Duh Puhawang sebatas dipinggir kapal dimana Engkau dapat menyibuk dengan jelas tempat jerum Kebo mas itu berada. Terpandang olehnya pemandangan dimana kebo mas menengah asik jeru di laut dan itu membuatnya lebih marah. “Terkutuk, tidak sahaja Tuannya, bahkan kebonya nan hanya seekor binatang pun berusaha menghalangiku” Duh Puhawang menggerutu “Tapi aku adalah seorang Duh Puhawang, mana boleh jadi keinginanku bisa dihentikan seekor kebo, bahkan seorang Sunan Bonang pun tidak akan boleh menghentikanku” Duh Puhawang dengan kesaktiannya yang diluar nalar khalayak stereotip kemudian mensyariatkan kebo masnya Sunan Bonang bagi timbrung ke dalam laut internal agar enggak menghalang-halangi laju kapal nya. “ mmohhh…mmoohhh…..” suara elungan kebo mas terdengar seolah-olah mematuhi perintah dari Duh Puhawang. Kemudian kebo masnya Sunan Bonang menurut dan timbrung ke laut dalam. “ Waktu ini masalah telah selesai, lanjutkan lagi perjalanan. Daratan sudah Nampak” “Baik Tuan “BUAT LAH RINGKASANNYA​


tolong kak nanti dikumpulkan​


leter jawanya, farhan maca dzikir yakni​


tulisan ngganggo aksara Jawa1. rambute markonah modhal madhul sawise tangi turu 2.saben dino budhal sekolah bebarengan Karo kancane3.saiki wis w …

ayahe mlebu sekolah sabubare prei dawa​


Berikan 1 contoh referensi ugrawakya tentang kenaikan kelas


adam dan hawa mendidik anak-anaknya berbakti kepada Tuhan dengan mandu…a. mengagungkan individu tuab. suka menolong orang lainc. beribadah di Kuplet Allahd …

. mempersembahkan objek(Agama Kristen) tolong dijawab​


A, Ing ngendi formalitas Ruwatan Ageng Tutup Sura digelar? B,Apa sesaji kang dianggo ruwatan wong sukerta cak hendak?C,pralambang nyebar udhik udhik iku apa?D,a …

pa isine udhik udhik iku?E,apa tujuane wong wong melu rebutan sesaji kang disebar ing umbul tiara mulya iku?​


kenging menapa ki gedhe sedhayu boten kersa dipundadosaken patih​


tulisen nganggo aksara jawa rasi kula kelas kalih kalung kula kolang kaling​


9. Nilai karakter menapa ingkang saged dipendhet dening para pesuluh gegayutan Burik Sedhayu boten kersa rikala kajumunengaken dados mangkubumi?​




banner

×