jawaban nya berapa ya kak? bantu jawab ya​

Aku akan periksa lebih detail dari cak bertanya nan sangat-sangat Mengocok OTAK INI. Bantu dibaca ya.

Serupa ini, di soal ini untungnya ga diperlukan buat hitung sin dan cos, lagi ga teristiadat hitung nilai normal kampanye w = m x g. Sekali lagi, bertindak untuk cak bertanya ini walaupun sin cos masih dipakai tak di soal ini.

Untuk berangkat mencari poin v penutup di A, kita harus cari nilai Ep, nilai sediakala, poin start dimana benda akan start.

Masalahnya, komposit benda di cak bertanya tidak ditulis berapa. Nah, saya beri solusi. Kita tuliskan aja secara defaultnya konglomerat benda = 1 supaya bisa dapat ponten Ep. Terus poin gravitasi tulis 10 m/s kendati dapat dapat hasil. Jika nilai koma-komaan ga akan dapat hasilnya.

Makara, biji Ep, kredit start mulai dilepaskan:

Ep = m x g x h

Ep = 1 x 10 x 1,2

Ep = 12 Joule

Ini berlaku bakal tadinya tingginya.

Lalu, kita masuk ke Energi mekanik? Kok ke situ?

Iya, karena rumus energi insinyur yaitu satu satunya mengejar nilai kecepatan akhir yang punya energi kinetik.

Jadi kita harus ke energi ahli mesin baru ke energi kinetik.

Di energi teknikus, pada awal Ep (energi potensial) nilainya 12 sedangakn Ek 0 karena Ep yang 12 Joule menjadi nilai sediakala untuk energi teknikus.

Emek = Ep + Ek

12 = 12 + 0

Emek = 12 Joule

Terlazim anda tau:

=> Hitungan Emek itu tunak 12 meter dan skor Ep = 12 Joule hanya bertindak di saat h = 1,2 meter. Saat benda dijatuhkan, kredit Ep semakin menurun dan ponten Ek semakin naik.

Artinya, kita buat ponten Ep yang ke-2 di ketinggian 0,4 meter

Ep2 = m x g x h

Ep2 = 1 x 10 x 0,4

Ep2 = 4 Joule

Angka Emek tetap selevel, 12 Joule, selama benda ambruk berpangkal kemuliaan sampai kebawah. Sedangkan kredit Ep2 = 4 Joule. Kita cari nilai Ek2. Enggak kali biji Ek2 = 0 karena benda semenjana jatuh. Maka nilai Ek2:

Emek = Ep2 + Ek2

12 = 4 + Ek2

12 – 4 = Ek2

8 = Ek2

Nilai Ek2 sudah boleh, makara kita bisa cari nilai v akhir.

Perlu beliau tau, selain nilai Ek lega 1,2 meter = 0, niali v semula pun nihil karena benda belum mulai jebluk. Maka poin v akhir adalah:

Ek2 = 1/2 x m x (v akhir² – v semula²)

8 = 1/2 x 1 x (v akhir² – 0)

8 = v intiha² / 2

8 : 2 = v akhir²

4 =  v akhir²

√4 = v akhir

2 m/s = v akhir

Maka jawabannya (A) 2 m/s

Keterangan:

Ep = Energi potensial (Joule)

m = komposit benda

g = gaya berat marcapada (10 m/s² default)

h = letak ketinggian benda (meter)

Ep2 = Energi potensial berada di 0,4 meter (1/3 h) (Joule)

Em = Energi mekanik (Joule)

Ek1 = Energi potensial pada 1,2 meter (awal)(Joule)

Ek2 = Energi potensial puas 0,4 meter (Joule)

v awal = kecepatan sediakala (berada di 1,2 meter)(m/s)

v penutup = kederasan akhir (kaya di 0,4 meter)(m/s)




banner

×