Fenomena Alam Yang Terbukti Dalam Al Quran

Minggu, 26 September 2021


32318 dilihat

” Hal ini membuktikan Al-Qur’an bukan karangan manusia, melainkan firman Allah yang kebenarannya tak diragukan lagi. ”


KENDARI, TELISIK.ID – Jalan ilmu pengetahuan semakin membuktikan kebenaran Al-Qur’an.

Fenomena-fenomena alam yang belakangan baru diketahui oleh ilmuwan, ternyata sudah terdaftar di internal Al-Qur’an, yang notabene diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW minus lebih 14 abad yang lalu.

Hal ini membuktikan Al-Qur’an bukan karangan manusia, melainkan firman Almalik yang kebenarannya tak diragukan lagi.




Dilansir berpunca JabarEkspres.com, Dr. Ing. Ir. Rudi Rubiandini R.S. dalam kajian Al-Qur’an dan Sains bertajuk Fenomena Jagat rat dalam Pandangan Al-Quran dan Sains yang diselenggarakan  Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah (Orwil) Jawa Barat mengatakan, segala yang ada di dalam Al-Qur’an dan sains tidak pernah berbenturan.

Maka kita sebagai Mukmin harus yakin dengan Al-Qur’an. Kehadiran Al-Qur’an seringkali saja kita lantunkan dengan indah, namun juga terlazim, bagaimana menghayati Al-Qur’an sampai mengkajinya, mendalaminya sesuai dengan alamiah masing-masing.

Dilansir dari detik.com, berikut ini 7 fenomena nan tercantum n domestik Al-Quran.

1. Dua laut nan bertumbuk hanya airnya lain menyatu

Di privat Al-Qur’an mutakadim dijelaskan bahwa ada dua laut yang saling bertumbuk hanya keduanya enggak menyatu. Ini terjadi di Selat Gibraltar nan menghubungkan Lautan Mediterania dan Samudera Atlantik.

Para ilmuwan menjelaskan, fenomena tersebut terjadi karena air laut dari Samudera Atlantik dan berpangkal Laut Mediterania memiliki karakteristik nan berbeda, dilihat pecah suhu air, takdir garam, dan kerapatannya.

Bertemunya dua lautan ini dijelaskan Al-Quran internal surah Ar-Rahman ayat 19-20.

“Dia membiarkan dua lautan bersirkulasi yang keduanya kemudian bertarung. Antara keduanya suka-suka batas yang tidak dilampaui per.” (QS. Ar-Rahman: 19-20).

2. Api di dasar laut

Seorang ahli ilmu bumi bawah Rusia Anatol Sbagovich dan Yuri Bagdanov seorang cendekiawan asal AS, meneliti kulit bumi dan patahannya di sumber akar laut selebu pantai Miami.

Mereka kemudian menemukan lava cair nan bergerak disertai abu vulkanik yang suhunya mencapai 231 derajat celcius. Fakta sains ini disebutkan dalam Al Quran surah At-Tur ayat 6.

“Dan laut yang di dalam tanahnya ada api.” (QS. At-Tur: 6).

Baca sekali lagi:

Ini Bahayanya Amputan yang Adv minim Bersyukur

Baca lagi:

Baca Surah Ini Setiap hari Moga Dijauhkan berbunga Kefakiran

3. Garis edar galaksi

Ahli astronomi menyatakan bahwa rawi mempunyai kecepatan bergerak sebesar 720.000 kilometer per jam ke arah bintang vega yang sudah disebutkan internal Al-Qur’an dimana surya tetap beredar di garis edarnya.

Selain Rawi, semua planet dan bintang beredar dalam sistem gaya berat syamsu mengalir sesuai garis edar nan telah ditetapkan. Hal ini dijelaskan di dalam Al-Qur’an surah Al-Anbiya ayat 33.

“Dan Dialah yang telah menciptakan lilin lebah dan siang, rawi dan bulan. Masing-masing semenjak keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.” (QS. Al-Anbiya: 33)

4. Ledakan lautan (Big Bang)

Big Bang diyakini sebagai peristiwa nan menyebabkan terbentuknya alam segenap. Teori ini didasarkan pada kajian kosmologi mengenai susuk sediakala dan perkembangan liwa seberinda.

“Dan apakah individu-orang ateis tidak mengarifi bahwasanya langit dan marcapada itu lalu merupakan suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tidak pula beriman?” (QS. Al-Anbiya: 30).

5. Terbentuknya air hujan

Jauh sebelum para ilmuwan menyodorkan teori mengenai terbentuknya air hujan, di dalam Al-Qur’an sudah dijelaskan mengenai keadaan alam yang sering kita lihat ini n domestik surah Ar-Rum ayat 48-49.

“Allah, Dialah yang mengirim angin, tinggal kilangangin kincir itu menggerakkan peledak dan Sang pencipta membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-bingkah, lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun adapun hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya, tiba-menginjak mereka menjadi gembira. Dan sesungguhnya sebelum hujan diturunkan kepada mereka, mereka benar-benar telah berputus tebak.” (QS. Ar-Rum ayat 48-49).

6. Wai di dasar laut

Fenomena sungai di radiks laut ditemukan oleh ilmuwan sumber akar Prancis Jacques Yves Cousteau. Para pakar menyebut fenomena batang air di pangkal laut sebagai lapisan hidrogen sulfida, karena air yang mengalir di batang air dasar laut ini memiliki rasa air tawar. Selain itu, sungai dasar laut ini ditumbuhi daun-daun dan pohon. Al-Qur’an surah Al-Furqan ayat 53 menjelaskan fenomena ini.

“Dan Dialah (Sang pencipta) yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan), yang satu sia-sia dan afiat dan nan lainnya asin. Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang enggak seruak.” (QS. Al-Furqan: 53)

7. Daktiloskopi manusia

Sebelum ditemukan pada akhir abad ke-19, mayoritas hamba allah menganggap sidik jari namun lengkungan pada jari sonder arti. Faktanya, sidik jari sosok diciptakan berbeda-beda misal logo pengenal mereka. Malah mereka yang terlahir kembar identik lagi, memiliki acuan daktiloskopi nan berbeda.

Penelitian yang dilakukan oleh Sir Francis Golt risikonya membuat sidik jari menjadi metode ilmiah identifikasi pada 1880. Keutuhan jari anak adam ini dijelaskan intern Al-Qur’an surah Al-Qiyamah ayat 3 yang membahas rekonstruksi jemari manusia.

“Apakah individu beranggapan, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya? Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa mengekspresikan (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.” (QS. Al-Qiyamah: 3).

Karuan saja masih banyak fakta sains dan siaran yang bahkan belum kita ketahui, saja mutakadim dijelaskan di dalam Al-Qur’an. Hal itu membuktikan betapa terbatasnya hobatan basyar, padahal ilmu Tuhan SWT menghampari apa sesuatu dan tak invalid. (C)

Jurnalis: Haerani Hambali

Editor: Fitrah Nugraha


Source: https://telisik.id/news/7-fenomena-alam-yang-telah-dijelaskan-dalam-al-quran




banner

×