Do A Sebelum Dan Sesudah Belajar

Doa Sebelum dan Sesudah Berlatih
– Belajar menjadi kegiatan terbiasa nan dilakukan semua insan, termasuk para murid. Selain itu, berlatih juga boleh disebut sebagai ibadah nan disenangi oleh Allah SWT.

Grameds, pasti tahu sekiranya sebelum melakukan sesuatu, haruslah diawali dengan berdoa. Tak terkecuali dengan belajar.

Lalu, bagaimana ya referensi tahlil sebelum belajar? Yuk simak!


Doa Sebelum Belajar

Terserah beberapa pilihan doa yang bisa anda lafalkan sebelum anda memulai kegiatan membiasakan.

1. Seleksian Doa Pertama

رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الصَّالِحِيْنَ

(Robbi zidnii ‘ilmaa, warzuqnii fahmaa, waj’alnii minash-sholihiin)

Artinya:

“Ya Halikuljabbar, tambahkanlah aku mantra dan berikanlah aku rizqi akan kepahaman. Dan jadikanlah aku termasuk golongan turunan-orang nan shaleh”

2. Pilihan Zikir Kedua

رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا وَبِالإِسْلَامِ دِيْنًا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا وَرَسُوْلًا رَبِّ زِدْنِيْ عِلْمًا وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا

(Rodlitu billahi robba, wabi islaamidina, wabimuhammadin nabiyya warasulla Robbi zidni ilman nafi’a warzuqni fahma)

Artinya:

“Aku ridha Tuhan SWT bak Rabbana, dan Selam sebagai agamaku, dan Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasulku. Ya Allah tambahkanlah kepadaku ilmu dan berikanlah aku pemahaman yang baik.”

3. Pilihan Tahmid Ketiga

اللَّهُمَّ انْفَعْنِي بِمَا عَلَّمْتَنِي ، وَعَلِّمْنِي مَا يَنْفَعُنِي ، وَزِدْنِي عِلْمًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ

(Allahummanfa’ni bima ‘allamtani wa ‘allimni ma yanfa’mbakyu wa zidni ‘ilman walhamdulillahi ‘ala kulli halin)

Artinya:

“Ya Allah, berilah kemanfaatan atas segala guna-guna nan Engkau ajarkan pada saya. Berilah saya ilmu yang bermanfaat dan tambahkanlah ilmu pada saya. Segala puji bagi Allah intern setiap waktu”


Doa Sesudah Belajar

1. Pilihan Doa Mula-mula

رَبَّنَا انْفَعْنَا بِمَاعَلَمْتَنَا الَّذِيْ يَنْفَعُنَا وَزِدْنَا عِلْمًا وَالْحَمْدُلِلّٰهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ

(Rabbanan fa’naa bima ‘alamtanaldzi yanfa’una wa zidna ‘lman walhamdulillahi ‘ala kulihal)

Artinya:

“Ya Tuhan kami, jadikanlah ilmu kami ilmu yang bermanfaat, ajarkan kami mengenai apa yang bermakna lakukan kami dan tambahkan mantra tehadap kami, apa puji hanya cak bagi Allah dalam setiap kondisi”

2. Sortiran Puji-pujian Kedua

اَللّٰهُمَّ اِنِّى اِسْتَوْدِعُكَ مَاعَلَّمْتَنِيْهِ فَارْدُدْهُ اِلَىَّ عِنْدَ حَاجَتِىْ وَلاَ تَنْسَنِيْهِ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ

(Allaahumma innii istaudi’uka maa ‘allamtaniihi fardud-hu ilayya ‘inda haajatii wa laa tansaniihi yaa robbal ‘alamiin)

Artinya:

“Ya Yang mahakuasa, sesungguhnya ku titipkan kepada-Mu apa yang sudah Engkau ajarkan terhadapku maka kembalikanlah dia kepadaku puas waktu aku membutuhkannya. Janganlah Engkau membuat aku lalai kepadanya. Wahai Halikuljabbar pemelihara umbul-umbul”

3. Pilihan Doa Ketiga

اَللّ هُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّـبَاعَهُ وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ

(Allahumma arinal haqqa haqqa warzuqnat tibaa’ah. Wa arinal baathila ba-thilan warzuqnaj tinaabahu)

Artinya:

“Ya Allah, tunjukkanlah kepada kami legalitas, sehingga kami boleh mengikutinya. Dan tunjukkanlah kepada kami kejelekan sehingga kami dapat menjauhinya


Adab
Berlatih

Kepatutan ataupun kepatutan menjadi sesuatu yang terdepan privat kehidupan makhluk. Terbit adanya adab, sesorang akan dimuliakan oleh Halikuljabbar. Selain itu, secara bukan kontan akan dihormati oleh sesama manusia.

Dalam suatu hadist disebutkan akan halnya adab untuk umat muslim.

Tidak ada sesuatu pun yang bertambah berat dalam timbangan sendiri mukminat pada hari hari pembalasan dari pada akhlak yang mulia.” (HR. Tirmidzi)

Beli Buku di Gramedia

Cukuplah, berikut adalah moral n domestik beribadat sebelum belajar. Yuk simak!

1. Niat belajar untuk mencari ridha Allah

Saat hendak belajar, harus diniatkan dari dalam hati secara steril sehingga ilmu yang kita peroleh dari proses belajar tersebut esok dapat berjasa bagi diri sendiri ataupun bagi individu lain.

2. Membaca tahmid momen sebelum dan sesudah berlatih

Setelah meniatkan hati buat membiasakan dengan asli, kita harus membaca takbir sebelum belajar malar-malar tinggal. Kemudian, detik sparing mutakadim selesai, kita baru melafalkan doa sesudah belajar.

3. Konsentrasi dan tidak main-main saat belajar

Ketika sedang belajar, kita harus konsentrasi dan bersungguh-sungguh supaya memperoleh hasil belajar yang baik.

4. Fokuskan pandangan lega resep atau sesuatu yang medium anda pelajari

Saat sparing, mata kita harus fokus lega buku atau sesuatu yang sedang kita pelajari tersebut. Jangan biarkan manah kita
oleng
ya! Apabila dirasa lelah, engkau harus istirahat jangan lupa!

Kekuatan Berdoa

Secara tidak kamu sadari, berdoa ternyata dapat memberikanmu keefektifan baik bagi kesegaran fisik serta mentalmu, lho…

Yuk kita simak apa doang manfaatnya~

1. Beribadat dapat membuat perhatian dalam diri kita menjadi lebih baik.

Apakah ia tahu seandainya sebuah puji-pujian ternyata mempunyai kekuatan hebat sedemikian itu? Adanya sebuah penggalian tentang “doa” yang ternyata memperoleh hasil menakjubkan. Beribadat bisa membuat diri kita menjauhi resan egois sambil meningkatkan kerendahan hati kita.

2. Baik bagi jantung dan memperpanjang umur

Dengan berdoa, galibnya perasaan kita akan menjadi tenang. Nah, ketenangan tersebut terlebih membantu dalam pengkhitanan stres di dalam pikiran. Mengingat stres yakni salah satu penyebab utama intern berbagai masalah.

Sehingga boleh disimpulkan bahwa dengan beribadat, diri kita akan terhindar berasal stres serta boleh membuat atma kita menjadi lebih lama.

3. Mendapatkan pengampunan berpangkal Allah SWT

Saat berdoa, umumnya hamba allah akan mempersunting pengampunan dari Allah terhadap dosa-dosanya ke dalam doa yang dipanjatkan tersebut. Apabila kita berdoa dengan betapa-sungguh, mengakui kesalahan kita, memohon pengampunan secara bersih,
insyaAllah

dosa kita akan diampuni oleh Allah SWT.

4. Memulihkan emosional dan fisik

Sembahyang nyatanya dapat menyerahkan sugesti dengan berpikir bahwa apa yang dipanjatkan dalam tahmid tersebut tidak akan tidak-tidak oleh Allah SWT. Dari adanya harapan tersebut, memungkinkan seseorang dapat terhindar dari keputusasaan. Keputusasaan tersebut boleh membuat stres sebatas roboh sakit.

Selain secara emosional, berdoa juga boleh dirasakan manfaatnya secara tubuh manusia. Contohnya, dengan berdoa, hormon stres kita akan lebih sedikit, tekanan darah justru akan tertanggulangi, sehingga menciptakan menjadikan sistem imunitas raga kita menjadi makin baik.

5. Bisa memulihkan kebobrokan

Beribadat bisa
lho
dijadikan perumpamaan suatu proses pengobatan terutama dalam penyakit kesehatan mental. Sebuah pengkhususan di Kanada membuktikan adanya hal tersebut dan menjadikan beribadat sebagai refleksi diri pasien supaya boleh memperoleh kehidupan yang semakin baik.

6. Memberantas rasa kesepian

Berdoa ternyata dapat menjadi salah satu metode nan efektif untuk membinasakan rasa kesunyian, lho~

Melalui kegiatan sembahyang yang mana tidak cak semau batasan saat berkomunikasi dengan Allah, maka rasa kesenyapan kita dapat diatasi perlahan. Momen rasa kesunyian tersebut berbuntut dihalau, maka
insyaAllah
depresi yang kita alami dapat dihindari.

Beli Buku di Gramedia


Hukum Membiasakan dalam Islam

Sparing menjadi salah satu kewajiban umat Islam guna menuntut Ilmu, nan sesuai tertera dalam kitab nirmala Al-Quran dan Hadis. Selain membuat diri kita cerdas, belajar juga dianggap sebagai ibadah dengan nilai pahala yang tinggi untuk Allah SWT.

Rasulullah SAW pernah bertutur mengenai pentingnya belajar, yaitu:

“Komoditas siapa yang pergi untuk menuntut ilmu, maka dia telah termasuk golongan sabilillah (manusia yang menegakkan agama Almalik) hingga sebatas ia pulang pula.” (HR Tirmidzi)


Fakta Mengenai Doa

1. Doa dan Pengobatan

Grameds, apakah engkau sempat bahwa di marcapada kedokteran Barat dan peneliti keagamaan ketika ini tengah berusaha keras lakukan membuktikan tentang dampak berdoa lakukan upaya penyembuhan kelainan.

Dengan berdoa secara teratur, disinyalir dapat meningkatkan mutiara kesehatan dan mempersering kesembuhan penyakit. Bagi mereka nan beribadat dan sembahyang secara terstruktur, dikatakan lebih jarang terserang penyakit tumor ganas, dalaman, dan impitan talenta pangkat.

Memang pernyataan tersebut sebelumnya menuai banyak pro dan kontra. Namun, penelitian di California sudah menunjukkan bahwa mereka yang taat beribadah mempunyai hidup rata-rata tujuh musim lebih pangkat.

Seorang pendiri pusat pengkhususan religiusitas dan kesehatan di Perserikatan Duke (AS), Prof. Harold Koenig menyodorkan bahwa fenomena tentang doa dan penyembuhan dapat dibuktikan secara ilmiah. Barangsiapa mengakuri munjung Yang mahakuasa sebagai pengendali nasibnya, maka ia akan merasa makin tenang, tak stres, dan bertambah terikat secara sosial.

Berusul adanya pendapat itu, pemeluk agama nan tegar dapat dengan sendirinya menjauhkan diri berusul otoritas alkohol, narkotika, praktik seksual yang berlarat-larat, serta tindak kejahatan lain nan boleh subversif kebugaran.

2. Teks Tahmid boleh Memulihkan Kaki Spasmus

Kaki cak kejang otot biasanya terjadi apabila kita duduk dalam hari nan pas lama. Justru saat tungkai kita mengalami cak kejang otot, rasanya dapat ngilu sekali hingga suka-suka nan tidak dapat berjalan bikin beberapa masa.

Haitsam bin Hanasy pernah berkata “Ketika kami berada di samping Abdullah polong Umar ra. tinggal dengan tiba-tiba kakinya spasmus, ada seorang lelaki berkata ‘Sebutkan orang yang paling ia sukai di antara manusia’. Ia sekali lagi berbicara ‘Wahai Muhammad SAW!’. Maka ia pun (sembuh) seakan-akan baru absolusi mulai sejak ikatan.” (HR. Ibnu Sunni)

3. Takbir Momen Mendapatkan Kebaikan dari Makhluk Lain

Ucapan “Alhamdulillah” menjadi kata pujian kepada Halikuljabbar SWT detik kita mendapatkan peristiwa kemustajaban atau kebahagiaan.

Hanya, suka-suka adab atau etika yang mutakadim menjadi kebiasaan dan habis dianjurkan kerumahtanggaan Islam apabila ada orang yang telah berbuat baik kepada kita, yaitu kita harus mendoakan manusia tersebut.

Doa nan dianjurkan adalah “Jazaakallahu khairan”, yang artinya
Moga Allah membalasmu dengan kelebihan.

Doa tersebut dianggap mutakadim boleh menjadi pujian bagi sosok yang mutakadim berbuat hal baik. Serta doa ini juga menjadi dasar pada sebuah hadis nan diriwayatkan oleh At-Tirmidzi.

4. Memahami Spiritualitas Doa

Doa menjawat peran besar dalam membentuk ketahanan jiwa manusia. Doa dapat memperkuat jalinan tali kasih antara Allah SWT dengan hamba-Nya yang taat. “Doa adalah inti ibadah”, demikian sabda Rasulullah SAW.

Di antara etika beribadat, sama dengan nan telah dituliskan oleh Prof. Dr. Nasaruddin Umar (kerumahtanggaan bukunya yang berjudul 40 Seni Hidup Bahagia), doa moga dilakukan dengan berorientasi kiblat sambil menggotong kedua tangan. Setelah itu, saat sudah selesai memanjatkan zikir kepada Tuhan SWT, usapkan kedua tangan kita ke wajah.

Etika doa tersebut pun dijelaskan kembali makanya Imam Ghazali (n domestik kitabnya adalah Ihya ‘Ulumuddin). Menurut Ia, plong telapak tangan manusia terdapat suatu energi nan dapat ditransferkan ke wajah kita.

Selain itu, juga terdapat hadis yang mengatakan bahwa detik suka-suka anak kecil yang menangis, Ibunya menyapu-usapkan tangan ke wajah anak asuh kecil tersebut, lalu sang anak akan berhenti menangis.

Maka dari itu, bersegeralah kita memanjatkan doa kepada Allah SWT, baik ketika hati sedang dalam kejadian senang maupun sedang merasa sedih. Jangan lalai kerjakan mengusapkan kedua tangan ke paras sesudah beribadat.

Rekomendasi Kiat & Artikel Tersapu

Beli Buku di Gramedia

Penulis: Rifda Arum

Editor: Farah Fadila

Sumber:

Tim Majalah Hidayah. (2009).
Tahukah Anta? Informasi Unik dan Menarik Seputar Bumi Islam. Cibubur: PT Variapop Group.

Source: https://www.gramedia.com/literasi/doa-sebelum-dan-sesudah-belajar/




banner

×