Cara Mengajarkan Anak Membedakan Huruf B Dan D


Gemar membaca lebih penting daripada sekedar bisa membaca

Jl. Lamongan 10 Malang, Jawa Timur, Indonesia
Tel / Fax: 0341 – 335734

menu

Tips bagi Orang Bertongkat sendok

  • 1. Mengenal vokal a, e, i, ozon, u

    Bagaimana anak Ia mengenal vokal “a, e, i, ozon, u”? Kami memakai metode “Gambar dan Nyanyikan” nan lewat ki menenangkan amarah.

  • 2. Membedakan huruf b dan d

    Anak acap kali runyam membedakan huruf “b” dan “d”. Seringkali “dodi” dibaca misal “bobi” ataupun sebaliknya. Orang tua ataupun guru di sekolah seringkali membantu dengan menayangkan “b” ibarat orang dengan perut di belakang sedangkan “d” sebagai orang dengan perut di depan. Tapi prinsip nan masih abstrak ini seringkali belum banyak membantu.



    memberikan prinsip yang lebih mudah bikin momongan. Kami mengatakan: “Anak hebat tidak hilang akal huruf b dan d!” , serempak mengacunkan dua jempol kami. Minta anak mengulang dan melakukan situasi yang sama. Serigala anak lakukan mengamati dua jempolnya. Anda mengintai dua tangan yang menyasarkan jempol menyerupai abc “b” dan “d”. Tangan kiri menyerupai abjad “b” dan asisten menyerupai fonem “d”.

  • 3. Gambar, tulis dan ceritakan (mind mapping)

    Kegiatan batik akan kian menyenangkan apabila disertai dengan menggambar dan mengarang. Mulailah dengan hal-situasi yang selalu dijumpai anak Anda sebagai topik, sebagai halnya misalnya rumah maupun sekolah. Minta anak Beliau menggambar dan menuliskan benda-benda atau tempat-panggung di sekitar rumah, misalnya kolam ikan di halaman rumah, toko di sanding flat, dll. Pasca- selesai, ajaklah anak asuh Anda untuk menceritakan kembali segala apa nan sudah mereka rencana dan tulis. Situasi ini selain menyenangkan juga sangat membantu kerjakan membiasakan mengembangkan kreatifitas.

Events


Source: https://kata-ayomembaca.com/tips.html




banner

×