Cara Lulus Toefl Tanpa Belajar


Photo by Cathryn Lavery via Unsplash

Oleh Kristantinova

Tahukah kamu salah suatu persyaratan berfaedah yang harus kamu penuhi untuk mendapatkan tiket studi ke Eropa?

Ya! Tes kemampuan berbudi Inggris.

Meskipun terserah banyak negara di Eropa yang menunggangi bahasa lokalnya masing-masing, hanya
bahasa Inggris tetap menjadi bahasa sejagat nan memadai dikuasai
bagi siapapun nan ingin menyinambungkan eksplorasi ke Eropa.

Jadi, bikin kamu nan cak hendak melanjutkan studi ke Eropa, kamu terbiasa mengambil tes kemampuan beristiadat Inggris dan menetapi standar dari universitas cak bagi dapat melanjutkan studi disana. Salah satu validasi kemampuan bertata cara Inggris yang diakui sertifikatnya oleh jamiah-universitas di Eropa adalah…

TOEFL dan IELTS.

Sudahlah, buat kamu yang kepingin turut
tes TOEFL dan IELTS, verifikasi tersebut akan dibagi menjadi 4 yaitu
Listening, Reading, Writing, dan Speaking.

Berikut ini adalah beberapa uang pelicin biar kamu dapat mengerjakan keempat bagian tersebut dengan baik dan bisa mencapai nilai diatas standar.

1. Reading

Di kerumahtanggaan tes Reading,
waktu memainkan peran minimum penting.

Kamu dituntut untuk boleh
memahami teks bacaan
tertentu dan
menjawab tanya-pertanyaan
sehubungan dengan wacana pustaka tersebut. Banyak yang panik detik menemukan kata-kata yang mereka tidak tahu artinya, banyak nan menghabiskan hari terlalu lama untuk membaca teks dari A sampai Z sehingga kehabisan hari untuk meneruskan ke pertanyaan-tanya selanjutnya.

Berikut ini adalah tips yang dapat membantumu menghemat masa dalam mengaji tapi tetap bisa mengamalkan tanya dengan baik.

Fokus pada pertanyaan

Hal yang perlu kamu siuman adalah
prioritas utama engkau adalah pertanyaan-cak bertanya
nan diajukan di cak bertanya. Makara,
tinimbang kamu fokus membaca pustaka
dari awal hingga penghabisan, kian baik kamu mulai dengan membaca pertanyaan-pertanyaan nan diajukan mengenai teks bacaan tersebut.

Kenapa?

Kendati kamu
adv pernah amanat barang apa yang teradat dia cari
ketika dia membaca referensi bacaannya.

Ketika kamu menemukan jawabannya, kamu bisa spontan menjawab soal yang tadi mutakadim kamu baca di tadinya. Dengan begitu, kamu menggunakan waktu dengan lebih efisien.

Jangan khawatir dengan kata-kata yang asing buatmu

Biasanya orang panik momen menemukan kata-kata yang mereka bukan adv pernah artinya apa. Kuncinya disini yaitu
jangan panik
dan jangan biarkan perkenalan awal-kata asing tersebut mengganggu konsentrasimu.

Perlu diingat bahwa
orang-turunan yang telah fasih berbahasa Inggris pula tidak mengarifi seluruh prolog-kata intern bahasa Inggris.
Tidak masalah jika kamu lain mengetahui beberapa perkenalan awal selama kamu masih dapat memahami teks wacana tersebut secara keseluruhan.

Strategi purwa
yang harus kamu terapkan adalah
mengabaikan kata asing
tersebut selama beliau masih memahami keseluruhan kalimatnya. Sebagai contoh,

Since she retired from her job, she has developed new xxx. For example, she enjoys internet, going to the cinema and gardening. (kata asing ditandai dengan xxx)

Garis haluan kedua
adalah
menebak arti kata
yang enggak kamu ketahui tersebut dari pembukaan-kata lain disekitarnya. Seandainya mengaram dari paradigma diatas, bisa dilihat xxx merujuk pada kata yang artinya mirip dengan “hobi” atau “aktivitas”.

Jangan stuck di tempat yang setinggi terlalu lama

Kalau politik-strategi diatas masih belum berbuntut, maka kamu harus
lanjut ke soal berikutnya.
Jangan biarkan waktumu terbuang banyak bagi tanya nan tidak kamu ketahui jawabannya dikala boleh jadi pertanyaan berikutnya bisa beliau jawab dengan mudah.

2. Writing

Lazimnya intern tes menulis baik di TOEFL alias IELTS, sira akan diberikan dua tugas.

Dalam tugas permulaan,
engkau akan diberikan sebuah diagram, tabel alias diagram. Kamu akan diminta untuk
mendeskripsikan,
menyimpulkan, atau
menjelaskan proklamasi
yang cak semau memperalat rangkaian kalimatmu sendiri. Tes ini akan melibatkan deskripsi data, penjelasan tahap-tahap semenjak satu proses kerja, atau penjelasan terhadap satu target/event.

Dalam tugas kedua,
kamu akan diminta untuk
menulis esai
tentang satu persoalan dari kacamata pandangmu. Kamu diharapkan dapat mewujudkan
argumen-argumen yang menggandeng
tapi mudah dimengerti.

Nah, bagaimana caranya supaya kamu bisa merangkai kalimatmu dengan baik dalam kurun waktu satu jam?

Ayo simak tipsnya berikut ini!

Tips untuk Task 1

Hal pertama nan harus kamu lakukan adalah
menuding baik-baik grafik
yang diberikan di soal. Pastikan engkau benar-benar mengarifi maksud berusul diagram tersebut.

Setelah kamu paham, kamu boleh mulai menuliskan kalimatmu dengan perkenalan awal-alas kata berikut ini:

a.
This chart explains…

b.
The information in chart illustrates…

c.
The graph compares…

d.
The grafik shows…

Pasca- kamu selesai menjelaskan isi grafiknya, ia harus menudungi pernyataanmu dengan
inferensi nan jelas,
padat, dan
enggak bertele-tele.

Tips Task 2

Pada Task 2, hal penting nan perlu kamu kembangkan internal eksamen Writing adalah
mal katamu (vocabulary).

Semakin luas
vocabulary-mu, semakin tingkatan nilai nan akan engkau dapatkan.

Semata-mata,
vocabulary
bukanlah semata hal yang terdepan. Kejadian lain nan tak kalah terdepan adalah
memastikan setiap kata yang anda tulis terdepan.
Hindari batik kata-kata yang terlalu panjang untuk kata sambung atau prolog keterangan. Misalnya, tinimbang menulis “at this moment in time”, lebih baik engkau cukup menulis ”now”.

Selanjutnya, pastikan esai yang kamu buat integral dengan baik tiba dari

introduction
,

body
, dan

conclusion
.
Introduction
bukan boleh sesak panjang dan kesimpulan harus bisa menguraikan kacamata pandangmu secara keseluruhan.

Secara keseluruhan tes
Writing
untuk ujian
IELTS
akan ditempuh dalam hari
60 menit
sedangkan buat
TOEFL
akan ditempuh dalam hari
50 menit. Maka mulai sejak itu, disarankan kamu boleh menyelesaikan
Task 1 privat masa 15-20 menit, dan
Task 2 privat 35-40 menit.

Jangan menghabiskan waktu terlalu lama di Task 1, karena Task 2 memerlukan penjabaran yang lebih langka dibandingkan dengan Task 1.

3. Listening

Kesulitan nan galibnya ditemui dalam tentamen mendengarkan yakni
sulitnya menggetah seluruh kata
yang disampaikan n domestik dialog. Sewaktu-waktu, karena
aksen-aksen
tertentu, kita sulit menebak apa yang dikatakan oleh orang n domestik dialog tersebut. Kadang juga dialog nan diberikan
mengecoh
kita sehingga kita bingung harus menjawab apa.

Berikut ini adalah beberapa tips yang boleh membantumu dalam mengerjakan testing mendengarkan.

Lever-hati terhadap
Disctractors


Distractors
seperti apa sih nan dimaksud?

Misalnya,
introduksi
thirty
dan
thirteen
. Kata ini bisa membuatmu khawatir takdirnya ia tidak mendengarkannya dengan saksama.

Dalam hal ini tidak ada cara lain yang dapat ia lakukan selain
berlatih makin banyak
bagi mendengarkan dialog-dialog ujian mendengarkan. Semakin sayang beliau berlatih, ia akan semakin terbiasa dan paham dengan diversifikasi tanya dan diversifikasi dialog yang akan unjuk bilamana ujian nanti sehingga sira dapat mengantisipasi
distractors
yang mungkin muncul.

Pentingnya sinonim

Dalam eksamen mendengarkan, mungkin semata-mata jawaban dari pertanyaan yang diberikan
bukan secara langsung akan engkau dengar
di kerumahtanggaan dialog.

Sebagai transendental, di dalam satu dialog disebutkan bahwa kemampuannya dalam berperan bola terserah plong level “middling”, cuma di untai soalmu pilihan yang diberikan adalah:
beginner,
average,
good, dan
league.

Sekiranya kamu mujur soal sebagaimana ini,
kamu diminta lakukan bisa menganalisis soal dan memikirkan muradif
terbit jawaban tersebut. Dalam soal ini, jawabannya yakni
average.

Maka semenjak itu, penting bakal kamu bakal
memahami keseluruhan dialog
sehingga kamu boleh menganalisis jawaban segala yang paling tepat lakukan pertanyaan yang diberikan.

4. Speaking

Dalam testing speaking
bagian 1, kamu akan ditanyakan soal-soal sepitar aspek kehidupanmu seperti hobi, bekas tinggal, dan pekerjaanmu.

Pada
episode 2
penguji akan lamar tentang hubunganmu dengan salah satu orang terdekatmu.

Lalu terakhir, di
putaran 3
kamu akan ditanyai mengenai satu topik yang sedang hangat pada masa ini.

Sangat, bagaimana caranya supaya kamu dapat memberikan jawaban yang bagus nan boleh mengesankan pengujimu? Berikut tipsnya.

Hal yang terbiasa kamu pahami ialah beliau harus boleh
berekspansi jawabanmu sehingga menghirup
lakukan disampaikan. Misalnya ketika ditanya “where do you live?”, anda bisa saja namun menjawab “I live in Jakarta”, tetapi tentu jawaban tersebut terlalu sumir dan enggak mengesankan.

Kunci utamanya adalah berekspansi jawabanmu menjadi lebih menjujut seperti mana berikut ini:

I’m currently live in Jakarta with my parents. I’ve been living here since I was born. The location is not too far from the business area, around 15 minutes to reach….”.

Kemudian, hal yang bukan bisa kamu lupa yakni

grammar
. Ia perlu ingat bahwa
grammar
memiliki
nilai sebesar 25%
dari ujian
speaking.
Grammar
akan menjadi tantangan tersendiri kerumahtanggaan ujian
speaking
karna seringkali kita lupa cak bagi meletakkan
grammar
nan tepat ketika kita merenjeng lidah.

Maka berpunca itu,
rahasia dari
tantangan ini adalah memerhatikan pertanyaan yang diberikan. Jika penguji menyoal “how was your day at work today?” maka kuncinya yaitu di kata “was”, maka pastikan beliau berbicara dalam bentuk
past tense.

+++

Itu tadi ialah tips supaya kamu lebih mengarifi teladan-model pertanyaan yang akan kamu hadapi n domestik eksamen akan datang.

Berikut ini, kami akan memberikan tips langkah-awalan segala saja nan perlu kamu persiapkan sebelum ujian TOEFL/IELTS-mu berlantas.

1. Tetapkan Patokan Nilaimu

Cobalah bagi menilai kemampuan berbahasa Inggrismu sendiri terlebih dahulu.

Apakah engkau tergolong yang
basic,
intermediate, ataupun
advanced?

Apakah anda lebih mengetahui kecenderungan bahasa yang sifatnya akademis atau yang sifatnya bahasa sehari-hari (bahasa gaul)?

Setelah itu membiji kemampuanmu sendiri, beliau pula harus melihat sekolah tinggi yang ingin kamu daftar. Ketentuan kemampuan bahasa Inggris sama dengan apa yang mereka minta darimu?

Setiap universitas akan memiliki kodrat yang berbeda-selisih.

Kejadian ini pun terjemur dari program studi yang ingin kamu ambil. Dahulu, takdirnya anda kepingin mengambil aktivitas kampus begitu juga menjadi
ajun dosen
maupun
berkreasi di kementerian tertentu
di kampus, karuan
nilai TOEFL/IELTS-mu harus diatas rata-rata.

Setelah melihat qada dan qadar dari universitas nan kamu tuju dan menilai kemampuan dirimu, dia boleh mengukur selama mana sira harus berlatih lakukan mempersiapkan testing TOEFL/IELTS-mu.


Cak bagi
daftar
dan
informasi universitas
di Eropa, klik di sini!


Secara umum,
kredit TOEFL terbagi menjadi berikut:

1. Reading and Listening:
High (30-22), Intermediate (21-15), Low (14-0)

2. Speaking:
Good (30-26), Fair (25-18), Limited (17-10), Weak (9-0)

3. Writing:
Good (30-24), Fair (23-17), Limited (16-1)

Sedangkan cak bagi
ponten IELTS terbagi menjadi berikut:

1 = Non-user

5 = Modest User

7 = Good User

9 = Expert User.

Nah, sesudah meluluk level-level berasal nilai ujian tersebut, kamu bisa
menentukan kamu ingin mencapai level nan mana
puas ujian ini kerjakan bisa menjejak target studimu.

2. Mempersiapkan Materi-Materi Belajar

Setelah menentukan target, keadaan berikutnya yang wajib kamu lakukan yakni
mempersiapkan proses belajarmu.
Anda bisa
mengajuk kursus
untuk persiapan testing TOEFL/IELTS. Disamping itu, anda juga bisa
belajar di rumah
dan mencari materi-materi lain dari
internet
buat referensi dan sumber belajar lain selain dari kursus.

Menurut
Affan Giffari
yang pernah mengenyam pendidikan S2 bagi programa Penyelidikan
Law & Technology
di Tilburg University, Belanda, latihan sebanyak-banyaknya berpokok buku persiapan merupakan salah satu sosi keberhasilan dalam testing TOEFL/IELTS.


Ingin adv pernah
perjuangan Affan Giffari
sebatas dapat
orasi di Belanda?
Klik di sini untuk dapatkan cerita lengkapnya!


Berikut ini merupakan beberapa
pustaka buku cak bimbingan
yang bisa sira cari untuk latihan persiapan ujianmu:

  • Kaplan TOEFL iBT Premier 2022-2017 with 4 Practice Tests
  • ETS Official Guide to the TOEFL Test, Fourth Edition
  • Kaplan TOEFL Vocabulary Prep
  • Barron’s TOEFL iBT with Audio CDs and CD-ROM
  • Barron’s TOEFL iBT Superpack, 2nd Edition
  • Writing for the TOEFL iBT with MP3 CD, 5th Edition
  • Essential Words for the TOEFL
  • British Council How to Prepare for IELTS
  • Official IELTS Practice Materials Tagihan 1 & 2
  • Top Tips for IELTS Academic
  • Vocabulary for IELTS

Takdirnya kamu n kepunyaan keterbatasan hari lakukan mengajuk pelajaran nan menclok ke panggung les, maka

online courses
bisa menjadi seleksian

tidak untukmu!

Kamu bisa coba magoosh.com, udemy.com, tesden.com, dan masih banyak lagi
online course
yang dapat membantu keterbatasan waktumu.

Dalam
online course
tersebut kamu bukan hanya diberikan latihan-cak bimbingan soal tetapi cuma lagi pembelajaran melalui video dan
feedback
pecah cak bimbingan-les yang anda untuk, yang mana penting bagi melihat bagian mana yang masih perlu dikembangkan sampai-sampai untuk latihan
writing
dan
speaking.

Selain itu, ia pula bisa
melatih kemampuan membacamu dengan sering mendaras berita bahasa Inggris di BBC. Hal inilah yang dilakukan Abdul Rahman Ismail, sendiri murid nan pertalian belajar Engineering/Industrial Management di Uppsala University, Sweden. Abdul majuh menyenggangkan tahun selepas pulang kerja atau sebelum tidur bakal mengasah kemampuan membacanya dengan
mengaji berita di BBC dan mendengarkan radio BBC London.


Ingin tahu
cerita cermin Abdul Rahman Ismail
hingga bisa lektur di Swedia? Klik di sini!


3. Mengatur Jadwal Belajarmu

Setelah beliau punya materi-materi yang harus kamu pelajari, mungkin kamu kegalauan bagaimana caranya bisa mempelajari itu semua dengan efektif.

Maka dari itu, ia wajib
mewujudkan jadwal membiasakan agar proses belajarmu lebih terintegrasi dan efektif. Misalnya pada tahun Senin sira fokus mempelajari bagian
Reading, lalu Selasa kamu fokus di
Listening, dan lebih jauh.

Riuk seorang siswa yang pernah belajar Development Studies di International Institute of Social Studies (ISS) of Erasmus University Rotterdam, Christine Lora Egaratri mengatakan bahwa berharga kerjakan n kepunyaan komitmen dan disiplin kerumahtanggaan belajar awalan TOEFL/IELTS. Kalau dari pengalamannya,
Lora meluangkan waktu setiap harinya untuk belajar selama 1 jam dan mengetes diri dengan tuntunan tanya secara kesetiaan.


Baca
kisahan teoretis Christine Lora Egaratri
kuliah di Belanda di sini!


Buatlah
jadwal belajarmu setiap harinya bagi jangka waktu 3-6 wulan dan tulis materi-materi
apa semata-mata yang cak hendak anda pelajari setiap harinya. Misalnya periode ini mempelajari
vocabulary
untuk
Reading, jemah mempelajari
grammar
dan
tenses
dalam
Writing, dan lebih jauh.

4. Memahami Dimensi Ujian TOEFL/IELTS

Pasca- ia mempelajari materi-materi tadi, hal selanjutnya nan perlu engkau untuk adalahmenciptakan menjadikan dirimu terbiasa dengan format soal-soal intern tentamen TOEFL/IELTS.

Rata-rata transendental cak bertanya seperti apa sih nan akan ditanyakan internal ujian? Ganjaran apa saja nan harus dipenuhi buat melakukan model tanya ini?

Misalnya pada soal
Writing
ia diharuskan menulis pernyataan dalam kurun hari
50-60 menit
dengan sempadan
300-500 perkenalan awal
tersampir soalnya, atau kalau pada tanya
Reading
di IELTS ia akan menemukan soal-pertanyaan
fill in the blanks. Kamu harus mulai belajar dirimu dengan kamil-lengkap soalnya sehingga pada saat testing besok beliau tidak panik dan mutakadim mengenal tipe soalnya.

5. Mencari Titik Lemahmu dan Wawancara dengan Pakar

Jikalau kamu telah banyak membiasakan melangkahi
practice tests, beliau pasti akan menemukan noktah-noktah lemahmu. Mungkin sira bisa menjawab soal
Reading
dengan cepat tetapi ketika kamu mengamalkan
Listening
masih banyak cak bertanya yang sulit kamu pahami.

Nah,
takdirnya dia sudah menemukan titik lemahmu, beliau bisa wawansabda dan bertambah fokus kerjakan meningkatkan belajarmu pada titik lemahmu itu dengan belajar kepada pakarnya.
Dia bisa bertanya dan konsultasi kepada profesional di satah bahasa Inggris.

Sahaja disarankan untuk
berkonsultasi dengan pakar yang memang sudah peka betul dengan ujian TOEFL/IELTS
ketimbang berkonsultasi dengan guru bahasa Inggris pada umumnya karena ahli yang sudah terlazim dengan ujian TOEFL/IELTS bisa memberikan saran dan masukan yang lebih tepat untukmu.

Berikut tadi beberapa tips lakukan sira yang sedang privat persiapan ujian TOEFL/IELTS. Semoga membantu ya!


Untuk takrif lebih lengkap mengenai khotbah di Eropa, klik di sini!

Source: https://ehef.id/post/tips-mendapatkan-nilai-bagus-dalam-ujian-toeflielts




banner

×