Berikan penjelasan yg benar yg mudah dipahami mengenai tentang pendidikan Islam akulturatif

by -15 views


Berikan penjelasan yg moralistis yg mudah dipahami mengenai akan halnya pendidikan Selam akulturatif

Penjelasan:

Agama merupakan sistem sosial nan berproses pada arti non-empirik dan didayagunakan bakal mencapai keselamatan untuk mereka, maka privat agama sederhana praktik keagamaannya selalu berusaha menciptakan bani adam dan kekuatan-kemujaraban supranatural demi kehidupan dengan cara mengadakan ritual, doa-doa, tarif tarian, memberikan sesaji dan bahan untuk keselamatan, hal ini diharapkan persoalan-persoalan nan keluih dalam kehidupan masyarakat akan teratasi. Mematamatai kenyataan di atas agama burung laut melengahkan budaya yang terserah, jika mereka mencium aturan ataupun tradisi yang cak semau maka akan menimbulkan sikap keagamaan yang sektarianistik yang pada giliranya menimbulkan masalah-masalah yunior dalam memahami doktrik keimanan nan terserah yang kesemuanya itu akan menghadapi konflik sosial, baik konflik antar umat beragama maupun konflik antar umat beragama. Adanya budaya nan berlainan akan berdampak lega adanya praktik keagamaan yang berlainan pula, seperti praktik keagamaan umum Islam Indonesia terutama Islam di Jawa banyak perhatian terhadap kalangan antropolog bikin mengadakan penelitian tentangnya. Melihat fenomena berpangkal hasil penelitian penggerak-pelopor tersebut di atas, maka penyelidik ingin mematamatai, menjajagi bagaimana tipologi praktik keagamaan masyarakat Islam di Bali yang bergumul dengan budaya lokalnya (Hindu) dan sudah mengakar di lingkunganya. Terbit kajian di lapangan di dapatkan bahwa masyarakat Islam Bali laksana masyarakat imigran yang berpangkal dari pulau Jawa dan Madura yang identik dengan dunia pesantren (Islam cultural) medium masyarakat Bali (Hindu) itu sendiri adalah masyarakat yang berpegang tetap pada budaya lokalnya (Hindu cultural). Maka bermula itu Islam dan Hindu terjadi akulturasi budaya. Bagi Islam terjadi Inkulturatif dalam hal budaya dan enkulturatif dalam hal ideologi.