Belajar Ilmu Pernafasan Tenaga Dalam

(1)Tutorial TENAGA DALAM Juga saya di sini lain ahli dan bukan kembali mengajari, tetapi berbagi segala yang sudah pernah saya lalui berpokok beragam macam ilmu seni pernafasan. Yang akan kita lakukan yakni olah seni pernafasan, di mana nanti akan menghasilkan energi nan tulus 100 % terbit tubuh kita sendiri minus bantuan dari ghaib (kodam / jimat) Energi nan akan kita bangkitkan berpunca dari titik tubuh kita yang bakir selingkung 3-4 jari di atas dari kelamin (diantara kelamin dan pusar). Ada yang sejumlah tantien, solar flexus dll. Buat dapat mengaktifkan energi tersebut zakar latihan yang kontinyu dan tidak cepat putus asa, apa lagi bagi mereka yang pemula. Setiap anak adam mungkin jadinya akan berbeda dan juga sensasinya yang akan dirasakan kembali akan berbeda. Mari kita menginjak latihan! 1. Carilah tempat yang sirep dan nyaman, terserah mau dimana hanya. 2. Berdoa kepada Sang pencipta YME harap preservasi bersumber keadaan-peristiwa yg merusak.

(2)
3. Duduk bersila dengan benak punggung seram literal dengan kepala, tangan dikepal dan ibu jari digemgam dengan posisi punggung tangan menghadap keatas dan tangan diletakkan di atas dengkul. 4. Mulai langkah pernafasan, isap nafas melalui hidung perlahan dan buang nafas melalui mulut dengan perlahan seperti kita meniup sedotan. ulangi setakat 3 x 5. Tarik nafas perlahan melalui hidung sampai 9 hitungan, 6. Kemudian alihkan nafas dan tekan ke dalam solar plexus sehingga solar plexus menjadi bertambah keras dan kencang, tahan nafas serta pertahankan solar plexus yang gentur dan kencang hingga 9 hitungan. Cat: jgn alihkan nafas ke perut yang menyebabkan lambung melendung, sahaja alihkan plong bagian radiks perut. 7. Dahulu buang nafas perlahan melalui mulut sampai 9 hitungan. bila dilihat pernafasan secara keseluruhan / 1 siklus seperti segitiga sisi, 9 hitungan menarik nafas 9 hitungan resistan nafas dan 9 hitungan hembuskan nafas 8. Ulangi pernafasan sampai 9 siapa siklus pernafasan. Goresan : Untuk mengetahui apakah pernafasan kita bersusila ataupun keseleo merupakan dengan menekan solar plexus ketika kita membancang nafas di solar plexus, adalah dinding tembolok solar plexus akan kencang dan lembam pada saat menghembus nafas atau menarik nafas.. Menyemangati Tenaga Intern dan Memperkuat Aura Dasar Teknik Basic I 1. Nafas perut Tekniknya tarik nafas lewat hidung, perut turut mengembang…buang halus sangat hidung sambil makanan dikempiskan sekempis-kempisnya. Kira ditekan rendah ke dalam. Gak perlu resistan nafas, faali antara tarikan dan buang nafas ada pause dagangan sedetik sih. Inget lakukan selalu rileks…gak perlu pakai konsentrasi jebah, tp patut pindahkan perhatian pikiran ke perut. Posisinya boleh duduk atau bersila. Sebisa mungkin jangan bersandar. Lakukan min sepuluh menit. Kalau dasarnya udah awet entar ada guru pesam di lambung. Kalau dilakukan semakin lama ntar atmosfir udara di sekeliling loe berubah jd sejuk, agak2 dingin malah. 2. Nafas dada Tarik nafas silam alat pencium, dada yang mengembang/menanjak. Usahakan posisi ki gua garba tetap rata, jd udara gak terlalu banyak masuk ke ki gua garba. Tahan senyaman mungkin. Idealnya minimum 3 momen. Semakin lama semakin.

(3)
bagus, tp yang terpenting sesuai keberadaan…loe ngerasa nyamannya berapa lama. Lepaskan lembut sangat mulut. Otomatis dada timbrung mengempis. Usahakan semua otot bodi rileks. Cukup pindahkan ingatan manah ke dada. Bikin minimal 10 menit juga. Kalau ada rasa suam di dada pertahankan fokus perhatian ke rasa hangat td. 3. Nafas diafragma Tarik nafas lewat hidung, tp dada + perut sama2 ikut mengembang. Pindahkan fokus perhatian ke ulu hati. Biasanya ada sedikit terasa tekanan di provinsi ulu lever. Tahan senyaman mungkin, habis buang lumat adv amat mulut bersama-sama mengempiskan dada+perut. Tetap rileks…Lakukan paling 10 menit pun. Jd cumbu tuntunan sebagai halnya diatas, nafas perut, lalu pindah ke nafas dada, lalu langsung bermigrasi ke nafas diafragma. Usahan hijrah antar tiap nafas sesmooth mungkin, and tanpa terputus. Setelah kelar, lakukan lg nafas alat pencernaan dengan santai…fokuskan perhatian ke distrik solar plexus (antara pusar dan peranakan radiks). Lakukan setakat terasa hawa hangat di wilayah ini, jikalau terasa teruskan nafas lambung paling kecil 5 menit lg. Kalau tidak terasa temperatur pesam, cukup bikin nafas ki gua garba sampai suhu tubuh halal ataupun hawa disekeliling menjadi sejuk. (umumnya privat proses latihan td temperatur tubuh meningkat sampai menyingkirkan peluh nan memadai banyak). Ini harus dilakukan, lakukan menyimpan tenaga dalam nan sudah kambuh td di solar plexus… Sesudah itu duduk/bersila, posisikan kedua telapak tangan di atas lutut dengan telapak tangan menghadap keatas. Niatkan menyerap energi standard dan ditampung di tangan td. Dengan berniat otomatis otak mengirimkan perintah ke tubuh untuk mempersiapkan diri menyerap energi. Setelah itu rasakan dikedua telapak tangan….ada keonaran energi tidak? Kalau ada patut pertahankan fokus perhatian ke kedua bekas kaki tangan, sampai terasa berat/suam sekali. Bayangkan energi yang diserap td tertampung di kedua tangan dan membentuk bola energi…..Setelah cukup (pakai hati kecil bro…) masukkan ke tubuh melalui ubun2. Caranya sanggang kedua telapak tangan yang sudah ada bola energinya td ke atas ubun2…dulu gerakkan ke arah belakang kepala sambil bertujuan/mengibaratkan energi masuk dan menyerak ke seluruh awak. Ulangi min 5 boleh jadi…. Untuk yang tidak merasakan sensasi energi di punggung tangan lega saat melakukan penyerapan energi liwa ini, ayo lakukan kursus kepekaan dasar berikut: 1. Gosok2 ketel kedua telapak tangan perlahan-persil, kemusian semakin lama semakin cepat sampai kedua telapak tangan terasa panas. 2. Pasca- terasa panas, pisahkan kedua tangan privat jarak +/- 25-30 cm, dalam posisi saling bersemuka di depan dada. 3. Fokuskan perhatian ke ulas kosong antara kedua telapak tangan, rasakan sensasi gelombang elektromagnetic yang terjadi..

(4)
4. Apabila terasa sensasi energi yang sepan langgeng, jauhkan jarak antara kedua bekas kaki tangan lambat-laun serampak tunak merasakan persepsi energi yang ada. 5. Resistan jarak kedua telapak tangan sebatas maksimal +/- 60 cm. Kemudian dekatkan lagi sedikit demi. 6. Ulangi langkah 1-5 diatas beberapa mana tahu. Tips: -. Lakukan serileks kali, gak terlazim berlebih dipaksakan. Resistan nafasnya cukup senyaman boleh jadi…sekuat loe deh! Kalau gak kuat 10 menit tiap nafas, boleh 5 detik-5 detik dulu…. -. Usahakan pakai busana yang agak longgar, jangan memakai aksesoris apapun (jam tangan, cincin dll). -. Bagi les nafas lakukan dengan mata terbuka..bagi pergi suka-suka pengejangan di area otot wajah dan atasan, sehingga energi latihan tdk banyak yang tersalur ke area kepala dl…. -. Buat penyerapan energi alam bs dilakukan dalam kondisi mata tertutup, dan bakal dengan pernafasan biasa atau nafas peranakan..(silahkan membeda-bedakan yang makin nyaman & rileks). Perasaan! -. Lakukan teknik Latihan Pernafasan Jangan disatukan, dimodifikasi dengan teknik pelajaran tidak walaupun mirip. Puas teknik selanjutnya akan suka-suka teknik menyingkapkan jalur energi yang apabila dikombinasikan bukan dengan teknik pernafasan diatas akan berbuntut buruk lakukan kesehatan.. Hhirup 5 detik , tahan di bawah perut 5 detik, keluarkan perlahan 5 momen…lama ini bro.. kalo yg krasa berat jgn maksain lsg 5 detik… pake hitungan ajah dulu.. hirup itung 1-10 resistan hitung 1-10 hembuskan hitung 1-10 afdolnya sih hitungan diganti tahlil .. [ngecek ruas jemari] plg bagus … sekdar hadiah usul ajah… karena ini termasuk awal dlm meditasi… pernafasan meditasi kalo dapat jgn membanduli .. jgn terkurung ama barometer detik.. harus ada diversi meski tubuh ingin menerima olah nafas serileks mungkin.. trus waktu olah nafas… PERHATIKAN dulu NIATnya.. NIAT Dalang kita harus terlampau FOKUS ke OLAH NAFAS…[khalwat].. pahami suntuk Khalwat..[mengheningkan cipta] meditasi bukan semata-mata sekedar duduk diem Zero pikiran ..kagak bro… plg gampang buat newbie… ane usulin gini… urutannnye.

(5)
1. NIAT dr OTAK dan HATI… bikin meditasi.. [ olah nafas … mengheningkan cipta .. pikiran fokus ke meresapi liwa sekitar.. RASAkan sirkuit udara disekitar kita…PLG sepan emang disertai DZIKIR ..semisal SUBHANAllah..Maha Murni Sang pencipta.. virginitas Tuhan tiada berbanding] jd kita sugesti terlampau pikiran kita.. trus mantapkan hati ..supaya badan kita mengakui perintah2 otak/pikiran td … rileks… rileks… [gue sih nyaranin dzikir krn lebih enak jg konsentrasi pikirannya] 2. Olah nafas.. biasakan jgn membebani bodi … meditasi jgn dijadikan OLAH Fisik yg nuntut energi jebah.. ntar dapatnya kayak renang ajah.. mulai dr tingkat yg paling terbatas.. hitungan 1-3 … sedot 1-3.. resistan 1-3.. belas kasihan 1-3,pernafasan ki gua garba ..tahan nafas dengan sentralisasi ke urat sumber akar pusar atas “mr p” dipertengahan kawasan itu.. tahan disana. hembuskan perlahan2 sesuai hitungan… buat newbie … jgn sinkron mk hitungan momen… bisa lekas penat ntar.. kalo udah capek ntar sampai-sampai buat badan trouma.trus gak bisa rileks pun…jd tidak dpt manfaat pernafasan lebih lagi dpt capek sekadar. berangkat dr hitungan 1 sampe 3… trus naik jd 1 sampe 5 trus lebih lanjut ..sampe bodi bisa menerima hitungan detik..signifikan 1 sampe 60 … br setekah itu 5 detik 10 detik…dan lebih jauh… 3. kerjakan urutan 1-2 td selama 1 detik dulu… jd kira2 5 kali siklus… rasakan terlampau apakah fisik anda masih rileks ato dah keletihan [contoh kepayahan pecahnya konsentrasi pikiran kite…]. kl gak… naikin jd 2 ketika .. berikut selanjutnya.. Sumber akar jgn sampe Dia MEMAKSAKAN Tubuh ANDA.. kalo udah capek. istirahat lalu…trus disambung sekali lagi .. ingat ya bisa 2 detik ajah itu udah bagus… kalo orang2 dulu bisa berhari2 ni terlebih berbulan2 ampe tengung-tenging makan segala [TAPA BRATA] tp jgn samakan JAMAN kita dengan ERA mereka ini.. JAMAN kita dah bukan.. mknya dikit2 ajah … luangkan musim barang 1 jam bakal latihan olah nafas ini… abnormal demi adv minim… LOGIKAnya… ORAng yg kuat MEDITASI pasti nafasnya panjang.. kalo nafasnya panjang berfaedah kamu bakal lain cepat lemes, pusing2 etc…karena dengan Perenungan KAPASITAS PARU2 dalam memukul OKSIGEN akan tambah banyak.. penyembuhan/latihan minimum bagus tuk meningkatkan kapasitas paru2 adalah dengan PERNAFASAN PERUT.. nah tanamkan ini di perasaan kita lewat.. supaya lebih konsentrasi supaya nalar kita gak terserah pertentangan ” ngapain ane susah2 meditasi..” disinilah makna arti ATI KAREP MANTEP !!! Niat HATI dan NALAR udah MANTAP.. nah kalo istilah ATI KAREP MANTEP MADEP… partikular MADEP[arah] ini udah lain lagi… mungkin dlm kejadian ini sy dan mas arr dapat tikai pendapat… jd sy gak banyak komentar disini.. krn bg sy ARAH merupakan Tujuan [GURU / ILMU apa yg dituntut] ah … ginian mas Arr pasti dah tau… demikian usul sy… supaya apa yg disarankan mas Arr bisa membuahkan hasil..dan tidak sia2 ,sy saja melengkapi penjelasan mas Arr masalah olah nafas ajah….

(6)
Sedulur Papat Limo Pancer 1 Dalam budaya jawa ( kejawen ) , pelisanan ” Kakang Kepundan Adi Ari-ari” keberadaannya masih tersamar. Lebih-lebih di zaman modern sekarang ini. Mitos tali pusar kembar nan ghaib ini memfokus di abaikan. Ini konsekuensi bersumber zaman maju. Bumi material cenderung meningkat, madya kaweruh spiritual orang jawa kian gersang. Kita mencoba untuk memahami kembali Puasa Weton yang bikin orang jawa di percayai bisa memberikan pencerahan spiritual dengan bineka mitosnya yang penuh dengan kesakralan dan religiusitas. Hakikat Puasa menurut ” Wulang Reh “. Sri Pakubuwono IV sudah memberikan wewaler, peringatan,pada anak cucunya lakukan pengekangan nafsu. Peringatan itu tertuang dalam karyannya Pupuk Wulang Reh, yang di tulis lega hari minggu kliwon, wunku sungsang, rontok ke-19, bulan besar, mongso ke-delapan, windu sancaya dan di beri sengkalan : Tata-guna-Swareng-Nata ( 1735 ).Ia bergelar : Ingkang Paduka tuan Kanjeng Susuhunan Pakubuwono Senopati Ing Ngalogo Abdur Rahman Sayyidin Panotogomo IV. Jenama kecilnya yaitu Bandoro Raden Mas Gusti sumbadyo, Putra Pakubuwono III dengan Kanjeng Ratu Emas.Dalam pupuh II Tembang Kinanthi ia menulis : “Podho Gulangen Ing Kalbu, Ing Sasamita Amrih Lantip, Ojo pijer mangan nendra, ing kaprawiran den kesthi, Pesunen sariraniro , Sudanen dhahar lan guling. (Duhai, asahlah di dalam hatimu meski tajam menangkap isyarat isyarat ghaib. jangan bersisa banyak makan dan tidur, kurangilah hal tersebut, cita citakan kaprawiran ” keluhuran budi “, sepatutnya bisa mengekang diri) “.Inti yang cepat di sambar dari wejangan ini menyangkut pada pengendalian diri dan pendirian yang harus di tempuh adalah dengan perpuasa.Hakekat Puasa yaitu pengekangan diri, karena alam duniawi banyak memberi bisikan. Tercantol dengan kemewahan, tambahan pula kalau sedang membujur suka cita yang jebah, ” Maka kaprayitnan batin ( kewaspadaan ) akan terkurangi. Khalayak akhirnya akan terbelenggu nafsunya. Nafsu yang pecah dari dirinya seorang.Nafsu merupakan sikap kebengisan yang dalam Wulang Reh di sebutkan terdiri berasal 4 macam , yakni : 1. Lawwamah, Bersemayam di perut, lahirnya dari congor ibarat lever bersinar hitam. Akibatnya dapat menimbulkan dahaga, kantuk dan lapar. 2. Amarah, artinya garang bisa menimbulkan angkara murka, iri dan emosional. Ia berada di empedu, timbulnya lalu telinga bak lever bercahaya merah. 3. Sufiyah, Nafsu yang menimbulkan birahi, ribang, kehausan dan kesenangan. Perigi dari Penyu keluih sangat indra penglihatan misal hati berpelita kuning. 4. Muthmainah, Penting rasa ketentraman. Punya watak yang suka dengan kelebihan, keutamaan dan ketinggian fiil. Nafsu ini timbulnya bersumber sumsum, timbul dari alat pencium bagai lever bersinar putih. Lelaku. Puasa.. Ritualnya di mulai dengan reresik raga ( membersihkan jasmani ). Badan harus bersih dari residu dunia, caranya dengan siram jamas ( bersiram besar )..

(7)
Sekiranya perlu menggunakan kumkuman ( rendaman ) rente lima rona, Mawar, Melati, Kenanga, Kanthil ikhlas, Kanthil asfar. Tahun mandi mendaras puji-pujian ” Ingsun Adus Ing Banyu Suci, Kang adus awak kudrati, Kakosokan nyowo tahir, Amulyaaken kersane Baginda ( Aku bersiram di air zakiah, Nan mandi badan sejati, membersihkan nyawa bersih, memuliakan kadar Illahi. Lelaku, jangka waktu puasa ini sehari kemarin yang di mulai pukul 24.00 WIB di akhiri pukul 24 WIB masa berikutnya. lelaku puasa yang lebih bersifat eksklusif. Jangka waktunya 3 tahun. Keistimewaan puasa ini menurut pinisepuh ( para arif ) jawa terwalak pada nilai amalannya. Seseorang yang melakukan puasa dina dulur ini, angka amalannya hampir sama dengan puasa 40 musim. Maslahat lain merupakan terletak pada mustikanya. Puasa ini di yakini dapat menyelesaikan problematika hidup yang sangat berat dalam periode yang sangat mendesak. Tiga weton dan buang sengkala. Upacara Puasa dina dulur ini selama 3 hari, dan harus tepat pada waktu Selasa Kliwon, Rabu Legi dan Kamis Pahing. Karuan namun ini semenjak hitungan kalender jawa, atau biasanya dalam satu wulan terwalak 3 hari yang bersambungan ini. Habis kita tetapi yang menentukan ada kesiapan atau tidaknya niatan yang mantap bakal menjalankan lelaku puasa idiosinkratis ini.Jangka waktunya juga setimbang dengan waktunya puasa puasa kejawen lainnya. Dimulai ( sahur ) lega pukul 24 WIB di akhiri ( Berbuka ) lega pukul 24 WIB hari berikutnya. Demikian pula ketersediaan jiwa tubuh seseorang yang hendak berpuasa. Di pagi harinya, sebelum hari (H) ia mesti melakukan pembilasan diri dengan mandu ” guyur jamas ” ( mandi junub ) kian baik seandainya menunggangi kumkuman ( rendaman ) anak uang setaman nan baru di beli di pasar. Kaidah mandi jamas ini tidak boleh sembarangan. Rendaman anakan yang tercecer itu harus di kumpulkan dan di larung ( di buang ) di sungai. Hal ini di dasarkan puas mitos “sengkala” ( nasib buruk/dosa dosa ). Tertulis kebiasaan buruk dan nafsu dalam diri individu harus harus di lepaskan jauh. Larung di maknakan di lempar jauh. Sedangkan sungai ( muaranya menuju ki akbar bebas ) sebagai simbol dunia luas dan tidak terbatas. Bubur. Panca. Warna.. Akan makin teoretis bila dalam ritual larung ini di sertakan sesajen berupa bubur lima warna. Hitam, asli, Merah, Asfar dan merah di beri titik putih. Lima warna ini signifikan menghormat pada ” Keblat Papat Limo Pancer ” ( Keblat 4 5 manjapada tempat berpijak ). Hitam berada di utara, merah di daksina, kuning bertempat di barat dan putih fertil di timur.Unik Filosofi bubur merah bertitik suci, senyatanya di artikan penghormatan kepada khalayak tua. Bisa juga sesepuh ( leluhur kita ) baik yang masih umur maupun yang sudah meninggal. Namun dalam khasanah kiblat tadi di maknakan pancer.Tentang bubur lima macam ini boleh kita kaitkan dengan simbolisasi rente lima rona. Dan semua elemen ini di maksudkan sebagai pelengkap sebelum melakukan puasa dino dulur. tetapi jauh di balik ini semua ada legenda bahwa semua unsur itu andai pendukung ( kekuatan batin ) kerumahtanggaan melaksanakan puasa. Sekalian penguat dan peneguh iman seseorang dalam menjalankan upacara puasanya..

(8)
Saudara-Tembuni. Kecil-kecil. /. Sedulur. papat. kalimo. pancer. Orang Jawa tradisional berketentuan eksistensi berpangkal sedulur papat ( uri empat ) yang besar perut menyertai seseorang dimana belaka dan kapan saja, sepanjang orang itu hidup didunia. Mereka memang ditugaskan oleh kekausaan pan-ji-panji untuk belalah dengan setia membantu, mereka enggak enggak punya badan jasmani, tetapi cak semau baik dan kamu kembali harus mempunyai perkariban yang serasi dengan mereka yaitu : a. Kakang kawah, uri lanjut usia kawah, dia keluar berbunga terowongan garba ibu sebelum kamu, tempatnya di timur warnanya putih. b. Adi plasenta, adik tembuni, dia dikeluarkan berusul gua garba ibu sesudah sira, tempatnya di barat warnanya asfar. c. Getih, bakat yang keluar berasal gua garba ibu serta merta melahirkan, tempatnya di selatan warnanya merah d. Puser, pusar yang dipotong sehabis kelahiranmu, tempatnya di utara warnanya hitam. Selain sedulur papat diatas, nan lain adalah Kalima Pancer, pancer kelima itulah badan jasmani kamu. Merekalah yang disebut sedulur papat kalimo pancer, mereka ada karena kamu ada. Sementara orang menyebut mereka keblat papat lima tengah, ( empat jurusan yang kelima ada ditengah ). Mereka berlima itu dilahirkan melalui ibu, mereka itu ialah Mar dan Marti, berbentuk mega. Mar merupakan udara, nan dihasilkan karena persangkalan ibu saat beranak jabang bayi, sedangkan Marti adalah udara yang yaitu rasa ibu sesudah selamat babaran si jabang kanak-kanak anyir. Secara mistis Mar dan Marti ini warnanya sejati dan kuning, kamu boleh meminta sambung tangan Mar dan Marti hanya sesudah kamu melaksankan tapa brata ( laku spiritul yang betapa-betapa ) mereka itu comar bersama kamu, menjaga kamu dimanapun kamu berada. Mungkin kamu tidak mengingat-ingat bahwa mereka itu menolongmu kerumahtanggaan setiap saat kegiantanmu, mereka akan senang, bila kamu memperhatikan mereka, mengerti akan keberadaan meraka. Adalah bijaksana buat meminta mereka supaya berpatisipasi dalam setiap kegiatan nan dia bikin, seperti : minum, bersantap, belajar, bekerja, meyopir, mandi dam tak-enggak. Kerumahtanggaan batin kamu ulem mereka, misalnya : 1. Semua saudara halusku, saya cak hendak makan, bantulah saya ( ewangewangono ) artinya mereka itu akan membantumu, sehingga engkau selamat lega saat makan dam lambung itu sekali lagi baiak untukmu. 2. Semua saudara halusku, bantulah saya bakal menyopir mobil dengan selamat sampai biro. Ini artinya kamu morong menyopir dengan selamat menjejak kantor, tidak ada kesialan yang terjadi puas sira, pada mobil dan yang lain-enggak. 3. Semua saudara halusku, saya akan bekerja, bantulah saya supaya bisa meyelesaikan pencahanan ini dengan baik dan lain-lain. Tetapi beliau jangan meminta partisipasi mereka sreg periode kamu cak hendak tidur, bagi hal itu ia harus berkata : saya mau tidur lindungilah saya ( reksanen ) pada masa saya tidur, jika ada yang mengganggu atau membahayakan, bangunkanlah saya, sewaktu membaringkan badan ditempat tidur sebelum.

(9)
menyelimuti alat penglihatan, dengan menaruh tangan kanan didada, menyentuh jantung, katakanlah : “ saya pula vitalitas “ Dengan mengidentifikasi mereka artinya kamu memperhatikan mereka dan sebaliknya mereka pun mengurusi kamu. Takdirnya anda bukan menghakimi mereka, mereka tidak akan mengamalkan apapun kerjakan menolongmu, mereka mengharap cak agar secepatnya dia lagi ke asalmu, supaya mereka itu selekasnya terbebas dari kewajibannya bikin mendampingimu. Ketika engkau kembali kealam kelanggengan, mereka juga akan menghindari dan berharap diberi kesempatan maka dari itu Sang pencipta Nan Maha Kuasa bakal dilahirkan bagaikan manusia dengan jiwa dan jasmani dalam roh yunior mereka di dunia. Weton ialah peringatan ulang tahun seseorang nan terjadi setiap 35 hari sekali. Untuk basyar Jawa tradisional mengarifi wetonnya itu bermakna dan harus diingat kapan wetonnya itu, dengan mengetahui rontok, bulan, waktu kelahiran seseorang bisa ditentukan hari wetonnya. 1. Puas saat weton galibnya akan dibuat semacam sesaji tercecer yang berupa secawan bubur merah putih dan satu gelas air hangat. Hidayah ini yaitu untuk plasenta-plasenta halus, dengan mengatakan: ini kerjakan semua uri halusku, aku selalu ingat kamu, mengenali kamu, maka itu bantulah dan jagalah aku. Sesaji sederhana ini kembali bakal mengingatkan dan berlega hati kepada ibu dan ayah, karena melalui merekalah kamu dilahirkan dan kehidupan di mayapada ini. Selanjutnya untuk mengingat dan menghormati para leluhur dab yang minimal terdepan kerjakan mengingat dan memuji Si Pencipta Hiduo, Tuhan Yang Maha Kuasa. Pendirian yang lengkapuntuk meyebut tembuni-saudara halus tersebut adalah : Mar marti, kakang kawah, adi istal-hipodrom, getih puser sedulur papat, kalimo pancer . Bantulah saya (katakan apa keperluanmu) Jagalah saya pada masa saya tidur Sebaliknya kamu menjuluki nama mereka dengan pola sehingga kamu menjadi absah dengan mereka (jumbuh) misalnya untuk beberapa rembulan. Sesudah itu kamu boleh memanggil mereka semua : plasenta halusku. Semata-mata pada detik kamu sembahyang atau meditasi, anda menyebut dengan nama acuan, juga pron bila dia memberikan sesaji cak bagi mereka, katakanlah segel mereka satu demi satu. Beliau kiranya luang bahwa kakang kawah dan adi tali pusar adalah yang paling banyak membantu kamu. Kakang mulut gunung gelojoh berusa dengan sesudah-sudahnya cak agar semua keinginan dan usahamu terealisir sedangkan adi ari-ari selalu berusaha ki menenangkan amarah kamu. Oleh karena itu pada saat kamu akan melakukan hal yang penting atau sebelum berdoa, sesudah mengistilahkan segel teoretis mereka suatu persatu, ulangi lagi dengan menyebut kakang kawah dan adi istal-ari untuk membantumu. 2. Selain memberikan sesaji kepada saudara-plasenta lembut kamu boleh membeningkan diri, antara lain dengan cara berpuasa sejauh 24 jam, tetapi makan biji kemaluan dan sayuran ; makan nasi putih dan meneguk air nirmala ; tidur sesudah paruh lilin batik alias enggak tidur sama sekali dan tidak-lain. Terserah pula nan mengamalkan sepanjang tiga hari berlapis-lapis, yaitu suatu periode sebelum weton, lega saat weton dan sehari pasca- weton yang disebut Ngapit.dengan selalu meminang partisipasi dari saudara-saudara halusmu, ini berjasa anda aktif secara lahir maupun batin.

(10)
Yang mengamalkan sesuatu itu enggak hanya aku, tetapi Ingsun yaitu aku-lahir, luar (jobo) bersama dengan aku dari batin (jero). Maka itu orang Jawa yang mau melakukan peristiwa terdepan bertutur : Niat Ingsun. Dengan mengerjakan laku spiritual sama dengan tersebur diatas, biasanya sosok berharap supaya hidupnya selamat dan sejahtera, atau kerjakan penghayatan ilmu sejati merasa makin erat kepada vitalitas kudrati atau kasunyatan. ). Puasa weton Sedulur 4 limo pancer Dalam budaya jawa ( kejawen ) , penuturan ” Kakang Kawah Adi Istal-Ari” keberadaannya masih tersamar. Malah di zaman beradab masa ini ini. Mitos ari-ari kembar yang ghaib ini mengarah di abaikan. Ini konsekuensi dari zaman maju. Manjapada material membidik meningkat, menengah kaweruh spiritual cucu adam jawa bertambah tandus. Kita mencoba lakukan memahami kembali Puasa Weton yang lakukan orang jawa di percayai dapat memberikan pencerahan spiritual dengan berbagai mitosnya yang penuh dengan kesakralan dan religiusitas. Hakikat Puasa menurut ” Wulang Reh “. Sri Pakubuwono IV telah mengasihkan wewaler, peringatan,lega anak asuh cucunya bikin pengekangan nafsu. Peringatan itu tertuang dalam karyannya Serat Wulang Reh, yang di tulis lega hari ahad kliwon, wunku sungsang, tanggal ke19, bulan segara, mongso ke-delapan, windu sancaya dan di pasrah sengkalan : Pengelolaan-guna-Swareng-Nata ( 1735 ).Ia bergelar : Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakubuwono Senopati Ing Ngalogo Abdur Rahman Sayyidin Panotogomo IV. Tanda kecilnya ialah Bandoro Raden Mas Gusti sumbadyo, Putra Pakubuwono III dengan Kanjeng Ratu Kencana.Dalam pupuh II Tembang Kinanthi ia menulis : “Podho Gulangen Ing Kalbu, Ing Sasamita Amrih Lantip, Ojo pijer mangan nendra, ing kaprawiran den kesthi, Pesunen sariraniro , Sudanen dhahar lan guling. (Wahai, asahlah di dalam hatimu meski drastis menganyam pertanda isyarat ghaib. jangan terlalu banyak makan dan tidur, kurangilah hal tersebut, cita citakan kaprawiran ” keagungan khuluk “, agar bisa mengekang diri) “.Inti nan cepat di sambar dari ular-ular ini menyangkut sreg pengendalian diri dan cara nan harus di tempuh yakni dengan perpuasa.Hakekat Puasa adalah pengekangan diri, karena duaja duniawi banyak memberi godaan. Jatuh cinta dengan kemewahan, apalagi sekiranya sedang mendapat senang cita yang berlebihan, ” Maka kaprayitnan batin ( kewaspadaan ) akan terkurangi. Turunan akhirnya akan terbelenggu nafsunya. Nafsu yang bersumber dari dirinya sendiri.Nafsu merupakan sikap kebrutalan yang privat Wulang Reh di sebutkan terdiri bersumber 4 keberagaman , yaitu : Lawwamah, Bertempat di perut, lahirnya dari mulut bagaikan hati bersinar hitam. Akibatnya bisa menimbulkan dahaga, mengangut dan lapar. Amarah, artinya garang bisa menimbulkan kebrutalan marah, iri dan emosional. Beliau berkecukupan di empedu, timbulnya lewat telinga bak hati bercahaya ahmar..

(11)
Sufiyah, Nafsu yang menimbulkan birahi, rindu, kedahagaan dan kebahagiaan. Sumber dari Limpa timbul lewat ain perumpamaan lever berdamar kuning. Muthmainah, Signifikan rasa ketentraman. Punya watak yang senang dengan kebaikan, keutamaan dan keluhuran karakter. Nafsu ini timbulnya berpunca tulang, keluih berasal hidung bagai hati bersinar putih. Lelaku Puasa. Ritualnya di berangkat dengan reresik jasad ( membersihkan badan ). Jasmani harus kudrati berusul kotoran dunia, caranya dengan siram jamas ( mandi besar ). Kalau perlu menggunakan kumkuman ( rendaman ) anak uang lima warna, Ros, Melati, Kenanga, Kanthil kalis, Kanthil asfar. Musim mandi membaca wirid ” Ingsun Adus Ing Banyu Lugu, Kang adus jasad kalis, Kakosokan nyowo lugu, Amulyaaken kersane Tuanku ( Aku mandi di air suci, Yang mandi fisik sejati, membersihkan nyawa sejati, memuliakan takdir Illahi. Lelaku, jangka waktu puasa ini sehari semalam yang di tiba pukul 24.00 WIB di akhiri palu 24 WIB perian berikutnya. lelaku puasa nan lebih berperangai khusus. Paser waktunya 3 masa. Keistimewaan puasa ini menurut pinisepuh ( para arif ) jawa terdapat plong nilai amalannya. Seseorang nan melakukan puasa dina dulur ini, poin amalannya rapat persaudaraan setolok dengan puasa 40 hari. Arti lain yaitu terletak sreg mustikanya. Puasa ini di yakini dapat menyelesaikan problematika hidup yang sangat berat dalam hari yang sangat menggusur. Tiga weton dan lepaskan sengkala. Ritual Puasa dina dulur ini sejauh 3 hari, dan harus tepat pada hari Selasa Kliwon, Paru-paru Legi dan Kamis Pahing. Tentu doang ini dari hitungan kalender jawa, atau galibnya dalam satu bulan terdapat 3 musim yang berurutan ini. Tinggal kita sekadar yang menentukan cak semau kesiapan alias tidaknya niatan yang mantap untuk menjalankan lelaku puasa unik ini.Paser waktunya pula seperti mana waktunya puasa puasa kejawen lainnya. Dimulai ( sahur ) pada pukul 24 WIB di akhiri ( Berbuka ) puas pukul 24 WIB hari berikutnya. Demikian juga ketersediaan jiwa raga seseorang nan hendak menanggang perut. Di pagi harinya, sebelum masa (H) dia wajib berbuat pembersihan diri dengan cara ” siram jamas ” ( bersiram samudra ) lebih baik kalau memperalat kumkuman ( rendaman ) bunga setaman yang baru di beli di pasar. Cara bersiram jamas ini lain bisa sembarangan. Rendaman bunga nan tercecer itu harus di kumpulkan dan di larung ( di buang ) di kali besar. Hal ini di dasarkan pada legenda “sengkala” ( spirit buruk/dosa dosa ). Tertulis sifat buruk dan nafsu dalam diri turunan harus harus di buang jauh. Larung di maknakan di buang jauh. Sedangkan bengawan ( muaranya menuju lautan netral ) laksana bunyi bahasa dunia luas dan tak sedikit. Bubur Lima Warna. Akan lebih kamil bila privat upacara larung ini di sertakan sesajen faktual bubur lima warna. Hitam, putih, Ahmar, Kuning dan bangkang di beri titik putih. Lima warna ini berarti menghormat sreg ” Keblat Papat Limo Pancer ” ( Keblat 4 5 marcapada kancah berpijak ). Hitam congah di utara, merah di daksina, asfar beralamat di barat dan putih bernas di timur.Khusus Filosofi bubur biram.

(12)
bertitik kudrati, sepantasnya di artikan penghormatan kepada ayah bunda. Boleh sekali lagi sesepuh ( leluhur kita ) baik yang masih atma ataupun yang mutakadim meninggal. Namun dalam aset kiblat tadi di maknakan pancer.Tentang bubur lima jenis ini bisa kita kaitkan dengan simbolisasi anak uang lima warna. Dan semua unsur ini di maksudkan sebagai adendum sebelum melakukan puasa dino dulur. tetapi jauh di mengot ini semua ada mite bahwa semua unsur itu sebagai suporter ( arti batin ) privat melaksanakan puasa. Sekaligus penguat dan peneguh iman seseorang privat menjalankan ritual puasanya. Saudara-Saudara Subtil / Sedulur papat kalimo pancer Sosok Jawa tradisional percaya eksistensi dari sedulur papat ( plasenta empat ) nan selalu menyertai seseorang dimana saja dan bilamana saja, sejauh orang itu usia didunia. Mereka memang ditugaskan oleh kekausaan alam untuk cak acap dengan setia membantu, mereka tak tidak n kepunyaan badan jasmani, saja ada baik dan beliau juga harus mempunyai hubungan yang serasi dengan mereka ialah : a. Kakang mulut gunung, tembuni tua kepundan, anda keluar dari lubang garba ibu sebelum dia, tempatnya di timur warnanya putih. b. Adi ari-ari, adik tali pusar, dia dikeluarkan dari lubang garba ibu sesudah kamu, tempatnya di barat warnanya asfar. c. Getih, darah yang keluar semenjak gua garba ibu sedarun berputra, tempatnya di selatan warnanya ahmar. d. Puser, pusar nan dipotong pasca- kelahiranmu, tempatnya di paksina warnanya hitam. Selain sedulur papat diatas, yang lain adalah Kalima Pancer, pancer kelima itulah badan jasmani ia. Merekalah yang disebut sedulur papat kalimo pancer, mereka ada karena kamu ada. Sementara sosok menyapa mereka keblat papat lima tengah, ( empat jurusan yang kelima cak semau ditengah ). Mereka berlima itu dilahirkan melalui ibu, mereka itu yakni Mar dan Marti, berbentuk udara. Mar merupakan udara, yang dihasilkan karena perjuangan ibu saat beranak jabang bayi, sedangkan Marti adalah udara nan yaitu rasa ibu pasca- selamat bersalin sang kanak-kanak anyir. Secara mistis Mar dan Marti ini warnanya sejati dan kuning, kamu bisa menunangi bantuan Mar dan Marti hanya sesudah kamu melaksankan tapa brata ( kayun spiritul yang sungguh-bukan main ) mereka itu selalu bersama kamu, menjaga kamu dimanapun dia makmur. Mungkin kamu tidak mencatat bahwa mereka itu menolongmu dalam setiap saat kegiantanmu, mereka akan senang, bila kamu memperhatikan mereka, memaklumi akan kesanggupan meraka. Adalah bijaksana lakukan menunangi mereka supaya berpatisipasi dalam setiap kegiatan yang kamu lakukan, seperti: meneguk, bersantap, membiasakan, bekerja, meyopir, mandi dam lain-lain. Dalam batin kamu mengundang mereka, misalnya :.

(13)
1. Semua uri halusku, saya cak hendak makan, bantulah saya ( ewangewangono ) artinya mereka itu akan membantumu, sehingga anda selamat pada saat makan dam makanan itu juga baiak untukmu. 2. Semua saudara halusku, bantulah saya untuk menyopir mobil dengan selamat sampai kantor. Ini artinya kamu teko menyopir dengan selamat sampai ke maktab, enggak cak semau ketakberuntungan yang terjadi plong kamu, sreg mobil dan yang lain-tak. 3. Semua ari-ari halusku, saya akan bekerja, bantulah saya supaya bisa meyelesaikan jalan hidup ini dengan baik dan lain-lain. Tetapi kamu jangan meminta partisipasi mereka pada waktu kamu mau tidur, bikin kejadian itu kamu harus berkata : saya mau tidur lindungilah saya ( reksanen ) pada perian saya tidur, kalau ada yang mengganggu maupun membahayakan, bangunkanlah saya, sambil menggeletakkan jasmani ditempat tidur sebelum menutup mata, dengan menurunkan tangan kanan didada, menyentuh dalaman, katakanlah : “saya juga hidup“ Dengan mengenali mereka artinya beliau memperhatikan mereka dan sebaliknya mereka pun mengurusi dia. Sekiranya ia tidak memperhatikan mereka, mereka lain akan berbuat apapun lakukan menolongmu, mereka mengharap supaya secepatnya kamu kembali ke asalmu, biar mereka itu secepatnya terbebas dari kewajibannya untuk mendampingimu. Momen sira sekali lagi kealam kelanggengan, mereka juga akan pergi dan berharap diberi kesempatan oleh Allah Yang Maha Kuasa lakukan dilahirkan bagaikan manusia dengan atma dan raga dalam semangat baru mereka di dunia. Weton adalah peringatan ulang tahun seseorang yang terjadi setiap 35 waktu sekali. Bikin sosok Jawa tradisional mengerti wetonnya itu penting dan harus diingat kapan wetonnya itu, dengan memahami tanggal, bulan, tahun kelahiran seseorang bisa ditentukan hari wetonnya. 1. Sreg saat weton lazimnya akan dibuat semacam sesaji sederhana yang berupa secawan bubur merah putih dan satu gelas air suam. Karunia ini yakni bakal tembuni-saudara lumat, dengan mengatakan: ini untuk semua tali pusar halusku, aku gelojoh ingat sira, mengidentifikasi kamu, maka itu bantulah dan jagalah aku. Sesaji sederhana ini juga untuk mengingatkan dan bersyukur kepada ibu dan ayah, karena melalui merekalah kamu dilahirkan dan nasib di dunia ini. Selanjutnya bagi mengingat dan menghormati para leluhur dab yang paling terdepan untuk mengingat dan memuji Sang Pereka cipta Hiduo, Tuhan Nan Maha Kuasa. Cara yang lengkapuntuk meyebut saudara-saudara halus tersebut adalah : Mar marti, kakang kawah, adi ari-ari, getih puser sedulur papat, kalimo pancer. – Bantulah saya (katakan apa keperluanmu) – Jagalah saya pada waktu saya tidur.

(14)
Sebaliknya anda menyapa tanda mereka dengan lengkap sehingga sira menjadi legal dengan mereka (jumbuh) misalnya untuk beberapa bulan. Sesudah itu dia boleh menegur mereka semua : saudara halusku. Tetapi plong saat kamu berdoa alias meditasi, beliau menyebut dengan nama transendental, pun lega saat kamu memberikan sesaji untuk mereka, katakanlah segel mereka satu demi satu. Kamu hendaknya luang bahwa kakang kawah dan adi kandang kuda-ari adalah nan minimal banyak membantu kamu. Kakang kawah camar berusa dengan semolek-baiknya supaya semua keinginan dan usahamu terealisir sementara itu adi istal-ari pelahap berusaha menyenangkan kamu. Oleh karena itu pada saat kamu akan berbuat kejadian yang penting ataupun sebelum berdoa, sesudah menyebutkan tera lengkap mereka satu persatu, ulangi lagi dengan menyebut kakang kepundan dan adi ari-kandang kuda untuk membantumu. 2. Selain memberikan sesaji kepada uri-saudara subtil ia bisa menjernihkan diri, antara tak dengan cara berpuasa selama 24 jam, saja bersantap buah dan sayuran ; bersantap nasi putih dan minum air putih ; tidur pasca- tengah lilin batik atau tidak tidur sama sekali dan lain-tak. Ada juga yang melakukan selama tiga hari berjajaran, ialah suatu hari sebelum weton, pada saat weton dan sehari sesudah weton nan disebut Ngapit.dengan sering menanyakan kolaborasi dari plasenta-plasenta halusmu, ini berarti engkau aktif secara lahir maupun batin. Nan melakukan sesuatu itu lain hanya aku, tetapi Ingsun yaitu aku-lahir, luar (jobo) bersama dengan aku berasal batin (jero). Maka itu hamba allah Jawa yang ingin melakukan peristiwa terdepan berkata : Niat Ingsun. Dengan mengamalkan laris spiritual seperti tersebur diatas, biasanya orang berharap supaya hidupnya selamat dan sejahtera, alias lakukan penghayatan ilmu tulen merasa lebih dempang kepada hidup sejati ataupun kasunyatan..

(15)

Source: https://123dok.com/document/yr1wo8vq-latihan-tenaga-dalam.html




banner

×