page hit counter

Akhir Cerita Attack On Titan Season 4

Setelah 11 perian berlalu, para pecandu
Attack On Titan
hasilnya mendapatkan
ending
yang sudah mereka nantikan sejak lama. Tentu ini makara kabar nan minimal heboh mengingat manga karangan Hajime Isayama ini punya penggemar yang banyak di seluruh dunia.

Anime
Attack On Titan: Final Season
bagian pertama selesai pada babak 16 berbarangan dengan
ending
varian manga. Sedikit berbeda, para penggemar banyak yang kecewa melihat intiha berbunga manga kesayangan yang telah mereka ikuti sepanjang 11 perian. Bahkan cak semau seorang penggemar yang menyalakan manga tersebut saking kecewa dengan
ending
yang diberika Isayama. Pertanyaannya, mengapa bisa? Emang apa alasannya? Sudahlah berikut ini Popculture.id menyedang bakal membuka sekurang-kurangnya 5 alasan kenapa
ending
manga
Attack On Titan
begitu dibenci penggemar. Silakan, kontan aja simak di dasar~

Karakter Eren


Inisiator Eren Yaeger menjadi kunci privat serial
Attack On Titan

ini. Banyak orang yang terkecoh dengan tokoh penting kita. Ia yang awalnya dipandang seumpama sendiri pahlawan bagi negaranya berubah menjadi monster paling berbahaya dan siap untuk melanggarkan perahu roh di seluruh meres dunia.

Pembangunan budi Eren cukup menarik lakukan para peminat. Beliau menjadi sendiri villain total setelah dipuja-puja sebagai pahlawan dan penyelamat bangsa Eldia di pulau Paradis. Rekata menyibuk
ending, runtuhlah semua rukyah aktual pada Eren. Pecandu begitu kecewa dengan karakter Eren yang kembali berubah dan labil. Yup, melihat suatu pelopor manga mengubah-ngubah prinsip hidupnya dengan mudah jadi hal paling menyebalkan bagi pembaca.

Historia Hamil


Riuk satu hal mengganjal sehabis pengunci manga terungkap yakni kehamilan Historia Reiss. Seperti kita tahu, di babak bontot dikisahkan Historia hamil sehabis menikah dengan teman kecilnya. Engkau hamil demi menjaga keberadaan darah kerajaan. Kehamilan Historia juga dilakukan sepatutnya pulau paradis memiliki pewaris founding titan.

Kehamilan Historia juga membuat para pemadat berteori panjang rata gigi soal bagaimana anak Historia nanti akan mewarisi beast titan semenjak Zeke. Sahaja di chapter 139, manfaat Titan sudah lalu lenyap. Hal ini langsung menghancurkan beragam teori nan unjuk. Hal yang membuat peminat marah ialah bagaimana Isayama terus menerus menyinggung kehamilan dan anak Historia seolah situasi ini bermakna untuk akhir narasi. Sayangnya, kehamilan Historia nggak berguna sama sekali.
What the fak

banget ketel?~

Titan Eren


Eren Yaeger selaku pewaris founding titan mutakadim memperlihatkan perubahan titan yang berbagai macam. Mulai sejak mulai titan 15 meter sampai tulangtulangan titan akhir riil tulang bawak. Belaka ada sejumlah mirakel mengenai sejumlah transformasi titan Eren. Purwa ialah bagaimana Eren beralih bentuk menjadi Colossal Titan di pertarungan akhirnya melawan Armin? Sedangkan nggak mungkin terserah dua Titan shifter privat tahun bersamaan. Keadaan ini nggak disinggung setimpal sekali. Hajime Isayama seperti lekas-lekas dan melakukan hal-hal bukan-bukan tanpa penjelasan sama sekali.

Selain wujud tersebut, kemunculan Hallucigenia, nan yakni titan berjuwud cacing sekali lagi habis absurd. Seperti jelangkung, keikhlasan dan kepergiannya masih makara mirakel dan nggak ada yang tahu selain Hajime. Hallucigenia tiba-berangkat muncul dan nggak terkalahkan. Cacing ini juga punya kemampuan mengeluarkan tabun untuk mengubah Eldia kaprikornus Titan. Hingga akhir cerita, Hallucigenia juga tidak berbahagia penjelasan yang cukup, terlebih cenderung sahaja didatangkan hendaknya cerita kian ‘gempita’ cuma.

Konsep Waktu Depan dan Kisah Ymir


Situasi lain nan membuat para penggemar kesal yaitu konsep masa depan yang sangat rancu serta narasi comar Ymir yang digunakan sebagai
plot twist. Konsep hari depan yang paling kecil absurd yaitu momen ketika Eren menyampuk tangan historia dan melihat masa depan. Kala itu Eren tahu bahwa ia akan melakukan
rumbling
dan genosida. Jika Eren tahu, mengapa kamu nggak memikirkan cara lain lakukan bisa mengakhiri rantai kebencian nan sudah beratus-ratus tertanam? Secara logika, Eren boleh melakukan ini tapi ia kukuh melakukan genosida. Parahnya, alasan Eren melakukan keadaan tersebut nggak dijelaskan kadang-kadang maka itu Isayama.

Mendekati penghabisan kisahan, tepatnya dalam sesi mimpi Armin dan Eren kita diperlihatkan narasi selalu Ymir dan Raja Karl Fritz nan menikahi Ymir hanya kerjakan memanfaatkan kekuatan titannya. Berasal impi ini terungkap bahwa Ymir ternyata mencintai Fritz dan rela mengamalkan barang apa perintahnya. Ini yaitu
plot twist
mengingat kita adv pernah kalau Fritz adalah raja adikara dan Ymir ialah korban. Hanya saja
plot twist
rekaman ini nggak mengena terkadang. Ya gimana pembaca kepingin mengerti kalau kisah pelalah Ymir nggak pernah dibahas sewaktu-waktu? Dapat disimpulkan cerita cinta ini hanya sebatas
filler
doang.

Code Geass


Bontot adalah
ending
cerita itu koteng. Di akhir kisahan kita tahu jika Eren mengamalkan semua hal buruk demi mewujudkan teman-temannya menjadi pahlawan dan dunia menjadi rukun. Ini yaitu
ending
yang layak fair meskipun ini adalah
ending
stereotipe dan dulu buruk bagi manga sekelas
Attack On Titan

yang n kepunyaan cerita yang sangat rumit. Isayama mengasihkan pengunci cerita yang adv amat sederhana dan di luar ekspektasi para penggemarnya.

Melihat
ending
ini, para peminat kemudian gegap-gempita-ramai menyamakan
Attack On Titan
dengan
ending Code Geass, anime yang memiliki
ending
serupa. Bahkan sejumlah sosok memanggil kalau Hajime Isayama menjiplak besaran
ending
ini. Tentu sahaja kufu
ending Attack On Titan
dengan
Code Geass
mengesalkan mengingat
ending
tersebut adalah identitas dan kejeniusan pemrakarsa Lelouch. Tapi cerek, Eren enggak Lelouch.. ya nggak sih?

Padalah itu dia beberapa alasan kenapa
Attack On Titan
lebih-lebih dibenci penggemarnya setelah
endingnya terungkap. Gimana menurut kalian Popins? Apakah kalian sekali lagi setara-sama kecewa dengan pengunci kisah Eren Yaeger dan kawan-kawannya? Catat pendapatmu di kolom komentar ya~

Source: https://popculture.id/ending-attack-on-titan-dibenci-penggemar/




banner